News / Nasional
Selasa, 01 Januari 2019 | 19:04 WIB
Barang bukti bom rakitan di Universita Riau. (ist)

Suara.com - Teror Awal Tahun, Fake Bomb Ditemukan Depan RSI Fatima Cilacap

Paket berisi bom bohongan alias fake bomb diletakkan orang tak dikenal di depan pintu masuk Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap, Jawa Tengah, yang bersebelahan dengan Mapolres Cilacap, pada hari pertama tahun 2019, Selasa (1/1).

"Jadi bom palsu itu bukan di halaman Mapolres Cilacap, tapi di trotoar depan pintu masuk RSI Fatima," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Agus Triatmaja.

Paket itu berupa kardus terbungkus kantong plastik berwarna kuning. Paket bom palsu itu kali pertama ditemukan Yulianto (28), warga Jalan Teri RT 3/14, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap.

"Dia sedang menunggu pasien di RSI Fatimah Cilacap saat melihat bungkusan mencurigakan tersebut. Lalu lapor ke SPKT Polres Cilacap sekitar pukul 03.00 WIB," katanya.

Mendapat laporan, petugas langsung bergerak cepat dengan menerjunkan satu tim Penjinak Bom Unit Gegana Subden Composite Unit III Banyumas.

Berdasarkan hasil penguraian, paket itu berisi tiga buah paralon sepanjang 33 sentimeter dan berdiameter 1,6 inci.

Selain itu, terdapat 2 kabel berwarna merah dan biru sepanjang 10 cm; 1 buah baterai A2 merek Panasonic berwarna perak; 44 buah paku ukuran; 2 jam beker merek Kaiwa; potongan kardus dan lakban, serta campuran pasir maupun genting.

"Tak ada detonator, sehingga dikategorikan fake bomb. Saat ini barang bukti diserahkan kepada Inafis Poles Cilacap untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Baca Juga: Hasil Olah TKP, Polisi Hanya Temukan Barang Pribadi Bripka Matheus

Kontributor : Adam Iyasa

Load More