Suara.com - Presiden Direktur PT. Isargas, Iswan Ibrahim mengakui memberikan uang senilai Rp 250 juta kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih secara dua tahap. Terkait pemeriksaannya sebagai saksi dalam sidang kasus suap proyek PLTU Riau-1, Iswan mengklaim uang yang diberikan itu sebagai bentuk menjaga hubungan baik dengan Eni.
"Itu pada 7 juni 2018 Rp 50 juta dan 11 Juli Rp 200 Juta," kata Iswan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).
Iswan menyebut PT. Isargas bergerak di bidang sektor energi. Namun, Iswan menegaskan pemberian uang sejumlah Rp 250 juta tidak ada sangkutpaut dengan perusahaannya.
Jaksa KPK pun kembali mempertanyakan, alasan Iswan memberikan uang kepada Eni dengan mudah tanpa adanya embel-embel apapun. Terkait pertanyan Jaksa, Iswan mengaku pemberian uang ratusan juta itu sebagai wujud untuk pertemannnya dengan Eni.
"Tujuannya karena hubungan baik, hubungan kami baik, dan otomatis memberikan," tutup Iswan.
Untuk diketahui, Eni Saragih didakwa Jaksa KPK menerima gratifikasi berupa uang sebesar Rp5.6 miliar dan 40 ribu dolar Singapura dari beberapa direktur dan pemilik perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas (migas).
Uang tersebut diduga dipergunakan Eni Saragih untuk membantu pemenangan suaminya yang maju dalam pencalonan Pilkada Bupati Temanggung.
Berita Terkait
-
Sarmuji Bongkar Rincian Duit Suap PLTU Riau-1 untuk Munaslub Golkar
-
Via WA, Eni Saragih ke Samin Tan: Saya Terima Rp 4 M, Terima Kasih
-
Dianggap Adik, Idrus Akui Bantu Eni Saragih Pinjam Uang ke Bos Blackgold
-
Saksi Sebut Nama Melchias Mekeng dalam Sidang Kasus Suap PLTU Riau-1
-
Soal Uang Gratifikasi, Jaksa KPK Tegur Anak Buah Samin Tan di Persidangan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru