Suara.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Viryan Azis mengaku turut menyoroti viralnya meme yang menampilkan wajah Capres-Cawapres nomor urut 10 Nurhadi - Aldo di media sosial. Menurutnya, fenomena tersebut menjadi penyegar dari ketegangan suasana politik menjelang Pilpres pada April 2019 mendatang.
"Pasangan calon namanya Nurhadi - Aldo. Di situ menjadi pengisi celah dari masih kurang riang gembiranya pemilu kita," kata Viryan di gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2018).
Dia mengaku, pimpiman KPU terinspirasi terkait meme Nurhadi-Aldo. Sebab, kata dia tugas KPU, yakni menyampaikan substansi pemilihan umum tanpa menimbulkan rasa jenuh di tengah masyarakat.
"Karena nuansa semacam ini jangan sampai membuat masyarakat jenuh dan akhirnya kehilangan substansi kegiatan kampanye pemilu." bebernya.
Nantinya, dengan meningkatnya ketertarikan terhadap pemilu, masyarakat mulai menaruh perhatian pada masing masing paslon. Hal tersebut berujung tingginya partisipasi masyarakat dalam ikut memilih pada 17 April mendatang.
"Kemudian terwujud dalam tingkat partisipasi tinggi ke TPS pada hari pemungutan suara," jelasnya
Sebelumnya, fenomena viralnya meme capres cawapres fiktif Nurhadi - Aldo tengah menjadi perbincangan publik. Meme - meme yang mayoritas tersebar di instagram ini menyajikan quotes yang terbilang lucu.
Berita Terkait
-
Plin-plan Soal Regulasi, KPU Dikritik Eks Komisioner
-
KPU Diingatkan Bahaya Jika Kepercayaan Publik ke Pilpres 2019 Menurun
-
KPU: Mayoritas Pemilih Pemilu 2019 di Surabaya Kaum Muda
-
Kritik KPU Soal Bocoran Pertanyaan Debat, JK: Berarti yang Menjawab Itu Tim
-
6 Perusahaan Percetakan Akan Cetak Surat Suara Pemilu 2019, Ini Daftarnya
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto