Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengubah Taman Tugu Tani di Jakarta Pusat, menjadi taman ramah anak. Sehingga taman akan dikunjungi warga meski letaknya berada di tengah jalan utama.
Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengatakan, Taman Tugu Tani saat ini hanya ditumbuhi tanaman yang berwarna-warni untuk memanjakan mata saja. Pemprov DKI pun berencana melakukan inovasi dengan menjadikan Taman Tugu Tani menjadi tempat bermain anak-anak.
"Kalau sekarang Taman Tugu Tani hanya bisa dilihat dari kejauhan. Nah sekarang kita buat gimana nanti masyarakat bisa datang ke situ mendekati patung itu," kata Suzi saat dihubungi, Rabu (9/1/2019).
Meskipun Taman Tugu Tani terletak di persimpangan Jalan Kebon Sirih, Jalan M.I Ridwan Rais, dan Jalan Arief Rachman Hakim, Suzi memastikan taman akan tetap aman bagi warga.
Nantinya, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan penyeberangan jalan melintasi Jalan Arief Rachman Hakim.
"Kita akan buat namanya penyeberangan jalan nanti kita sambung kan juga dengan jalan seberang," ungkap Suzi.
Selain itu tanaman yang berada di tepi Jalan Arief Rachman Hakim, tepatnya di seberang Taman Tugu Tani akan didesain ulang semenarik mungkin. Lokasi itu akan menjadi salah satu titik swafoto bagi warga.
"Supaya nanti juga bisa menjadi salah satu titik untuk foto-foto gitu jadi orang bisa datang ke situ ya. Sekarang dalam proses kajian perencanaan," pungkas Suzi.
Untuk diketahui, Pemprov DKI telah menganggarkan Rp 145 miliar untuk revitalisasi 5 taman yang tersebar di Ibu Kota. Salah satunya adalah untuk pembangunan Taman Tugu Tani.
Berita Terkait
-
Diduga Limbah Beracun, Pasir di Rusun Marunda Keluarkan Bau Tak Sedap
-
Ribuan PNS Bolos karena Sistem Eror, Pengamat: Alasan Klasik Pemprov DKI
-
Bangun ITF Sunter Pakai Utang, Jakpro Pastikan Tak Bayar Pakai APBD Jakarta
-
Selain Tsamara Amany, Reklame Ketum PPP Juga Disegel Pemprov DKI
-
Pengakuan Ketua DPP PSI Tsamara Amany Usai Baliho Disegel Pemprov DKI
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG