Suara.com - Masjid Madeggan, yang berada di Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang, Madura, kembali menjadi tempat untuk prosesi sumpah pocong.
Kali ini, Rabu (9/1/2019), kedua pihak yang melakukan sumpah pocong yakni Sumai (58) sebagai tertuduh dan Punirah (40) selaku penuduh.
Mereka berdua merupakan warga Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Sumpah pocong berlangsung sekitar pukul 13.45 WIB, Rabu (9/1/2019).
Keduanya tiba di Masjid Madeggan dan langsung dilakukan prosesi sumpah pocong yang dipandu oleh Takmir Masjid Haji Hasin.
Kepala Desa Pangereman Bonisan mengatakan, latar belakang keduanya melakukan sumpah pocong karena Punirah mencurigai Sumai memunyai ilmu santet.
Untuk menghindari konflik yang semakin lebar, dirinya bersama tokoh masyarakat setempat membawa kedua belah pihak untuk melakukan sumpah pocong.
“Istri Pak Punirah sakit kemudian meninggal yang dicurigai memiliki ilmu santet yakni Sumai,” terangnya seperti diwartakan Beritajatim.com.
Sementara Punirah ketika dimintakan keterangan mengatakan, istrinya mengalami sakit pada bagian perut, selang beberapa bulan kemudian meninggal dunia.
“Saya dan istri kerap kali bermimpi tertuduh menaruh guna-guna dan yang lebih aneh lagi, saat diperiksa oleh dokter sebelum meninggal, katanya tidak ada penyakitnya,” jelas Punirah.
Baca Juga: Lagi Dibui, Reza Bukan Tak Percaya Digugat Cerai Istri
Pantauan di lokasi, seusai melakukan prosesi sumpah pocong, kedua belah pihak dengan didampinggi Kades dan Perangkat Desa Pangereman Kecamatan Ketapang, pulang dengan situasi yang kondusif.
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul “Isu Santet, Dua Warga Sampang Disumpah Pocong”
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terkini
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi