Suara.com - Musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menyesalkan beredarnya video dugaan upaya kristenisasi yang viral di media sosial.
Apalagi, video pembaptisan yang berlokasi di Pasar Senenan, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kemayoran Bangkalan tersebut, bertepatan dengan perayaan Natal 2018.
Muspida Bangkalan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), PCNU, Muhammadiyah, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) menggelar rapat dadakan.
Rapat yang berlangsung tertutup di Pendapa Agung Bangkalan ini, untuk menyikapi video yang diunggah pada, Minggu 23 Desember 2018 waktu lalu.
"Kami sangat menyesalkan beredarnya video yang viral di medsos. Bukan dari kami saja sebagai umat muslim, tapi dari kaum nasrani juga menyangkan pembaptisan itu," ucap Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron, seperti diberitakan TimesIndonesia—jaringan Suara.com, Selasa (25/12/2018).
Wakil FKUB Bangkalan Pendeta Yefta Wahyudi menambahkan, beredarnya video tersebut, sangat meresahkan dan dapat mengusik kerukunan antarumat beragama yang sudah terjalin puluhan tahun.
"Kami sangat terkejut adanya video provokasi, terutama di momen Natal kali ini. Kami turut mengecam cara-cara yang tidak bijaksana itu," tegasnya.
Sementara itu, Ketua MUI Bangkalan KH Syarifudin Damanhuri menyampaikan, dalam rapat bersama sudah disepakati bahwa video yang beredar merupakan tindakan yang tidak benar.
"Kami berharap kepada masyarakat agar tetap tenang, dan tidak mudah terprovokasi dengan beredarnya video dugaan upaya kristenisasi. Serahkan semua kepada pihak yang berwenang," pesan KH Syarifudin di Pendapa Agung Bangkalan.
Baca Juga: Mengintip Fenomena Unik di Bawah Laut Gunung Anak Krakatau
Berita ini kali pertama diterbitkan TimesIndonesia.co.id dengan judul ”Muspida Sesalkan Beredarnya Video Dugaan Upaya Kristenisasi di Bangkalan”
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan