Suara.com - Seorang remaja di Kabupaten Kediri memiliki ‘hobi’ meremas payudara gadis yang sedang melintas di jalan. Kebiasaan buruk tersebut membuatnya harus berurusan dengan pihak berwajib.
RV (16) ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Plemahan dari area persawahan Desa Mojokerep, Kecamatan Plemahan, setelah mencabuli seorang gadis. Perbuatan tak terpuji tersebut ternyata kerap ia lakukan terhadap gadis remaja lainnya.
Kapolsek Plemahan Ajun Komisaris Surono mengatakan, ada sejumlah gadis yang menjadi korban pelaku.
Dalam keterangannya di hadapan penyidik, pelaku merasakan kepuasan setelah mencabuli korban dengan cara meremas organ vital.
“Pelaku saat ini masih kami mintakan keterangan. Dari pengakuannya sementara, dia melakukan perbuatanya untuk kesenangan pribadi,” kata Surono seperti diberitakan Beritajatim.com, Kamis (17/1/2019).
Pelaku selalu beraksi seorang diri. Dia memilih sasarannya seorang gadis yang berparas cantik. Pelaku biasanya menyanggong korbannya di tepi jalan yang sepi.
Setelah melihat sasarannya melintas sendirian, RV kemudian mengejar korban menggunakan sepeda motor.
Dalam melancarkan aksinya tersebut, pelaku tak segan-segan untuk menyakiti korban, seperti memukul menggunakan tangan.
“Terhadap korban berinisial G, pelaku memukul menggunakan tangan mengenai pipi dan mulut korban. Setelah itu dia melakukan aksinya,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polresta Kediri ini.
Baca Juga: Ini Rute Perjalanan Kandidat Capres-Cawapres ke Debat Perdana di Bidakara
Beruntung, aksi kejahatan tersebut segera terbongkar dan pemuda asal Kecamatan Plemahan tersebut dapat ditangkap. Pihak kepolisian masih mengembangkan kasus asusila itu.
“Kami mengimbau supaya masyarakat selalu berhati-hati, utamanya mereka yang melintasi jalanan sepi seorang diri,” pesan Surono.
Pihaknya juga mengimbau agar orang lain yang menjadi korban kejahatan asusila pelaku untuk melapor.
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul “Remaja di Kediri ‘Hobi’ Remas Payudara, Ini Akibatnya”
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi
-
Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal
-
Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV