Suara.com - Aksi lelaki bernama Afriyon Doni alias Kaliang (41) cenderung nekat lantaran mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu dengan menggunankan mobil jenis Hardtop berpelat nomor BA 1007 YB yang merupakan kendaraan pribadi calon legislatif dari Partai Gerindra. Diduga, mobil caleg yang namanya masih dirahasiakan itu sengaja digunakan Doni agar tak terendus polisi.
Namun, sebaliknya, polisi lebih pintar untuk bisa membekuk pengedar narkoba itu. Akhirnya, Doni pun berhasil dibekuk polisi saat baru turun dari kendaraan di kawasan Simpang Jorong Koto Dalam, Nagari Surian pada Senin (7/1/2019) pekan lalu.
"Selain 13 paket kecil sabu, petugas kita waktu itu juga mengamankan satu unit mobil jenis Hardtop dengan BA 1007 YB yang diduga merupakan milik caleg asal Solok selatan," jelas Kapolres Arosuka AKBP Ferry Irawan, seperti dikutip Klikpositif.com--jaringan Suara.com, Rabu (23/1/2019) kemarin.
Terkait kasus ini, polisi juga masih mendalami apakah ada atau tidak keterlibatan atau caleg asal Solok itu. Namun, dari pengakuan tersangka, ia merupakan tim sukses dari caleg tersebut.
Atas kasus tersebut, tersangka dikenakan Pasal 112, 114 dan 127 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Tersangka terancam hukuman pidana kurungan maksimal seumur hidup dan minimal lima tahun," tandasnya.
Sumber: Klikpositif.com
Berita Terkait
-
Kapolda: Para Tersangka Sengaja Bakar Mayat Inah Buat Hilangkan Jejak
-
Sarang Narkoba, 4 Pemuda Dbekuk Saat Berpesta Sabu di Rumah Dinas SD
-
Sebulan Buron, Nyamuk Dibekuk Polisi Saat Bobo di Rumah
-
Pengin Punya Mobil Pribadi, Pedagang Durian Rampok Sopir GrabCar
-
Ribut sama Saudara Kandung, Riko Kalap Bakar Rumah Orang Tua
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir