Suara.com - Empat pemuda dibekuk polisi setelah digerebek sedang berpesta sabu-sabu di sebuah rumah dinas (Rumdin) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Terkait penggerebekan pada Minggu (20/1/2019), satu pemuda berhasil kabur.
"(Kami tangkap) di sebuah rumdin SDN Tampungrejo di Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto," kata Paur Subbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Siti Tri Hidayati seperti dilansir dari Beritajatim.com, Rabu (23/1/2019).
Adapun empat pemuda yang ditangkap, yakni wi Rizky Darmawan (22), Septian Adi Pranata (25), Muhamad Agung Dwi Cahyono (24) dan Adi Saputro (22). Polisi mengklaim jika telah mengantongi satu pemuda yang kini masih buron karena melarikan diri saat dilakukan penggerebekan.
"Yakni E warga Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Penggerebekan tersebut dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat jika di rumdin SDN Tampungrejo sering digunakan sebagai lokasi pesta narkoba dan minuman keras. Petugas kemudian melakukan penyelidikan,” katanya.
Dari upaya penggerebekan di rumah dinas itu, polisi turut menyita barang barang bukti berupa seperangkat alat nyabu berupa bong dan pipa kaca yang terdapat sisa sabu, satu plstik kecil bekas pembungkus sabu, satu sedotan warna putih sebagai alat mengambil sabu dari plastik ke pipa kaca.
"Dua buah korek gas, tisu bekas digunakan untuk pembersihan kaca pipet dan lima buah HP milik masing-masing pelaku, termasuk pelaku yang melarikan diri. Para pelaku terancam dijerat Pasal 112 Jo Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
-
Sebulan Buron, Nyamuk Dibekuk Polisi Saat Bobo di Rumah
-
Pengin Punya Mobil Pribadi, Pedagang Durian Rampok Sopir GrabCar
-
Ribut sama Saudara Kandung, Riko Kalap Bakar Rumah Orang Tua
-
Kasus Pembobolan Mesin ATM, Pelakunya Ternyata Pasien RS Jiwa
-
Apes, Keberadaan Emak-emak Ini Terlacak dari Sinyal HP yang Dicuri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?