Suara.com - Peristiwa terbakarnya salah satu ruang di Gedung 601 PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) terjadi sekitar pukul 05.10 WIB, Jumat (25/1/1019).
Untuk diketahui, gedung 601 merupakan kantor yang mengurus administrasi dari berbagai kegiatan operasional Bandara Soekarno-Hatta.
Ada pun satu ruang yang terbakar tersebut merupakan salah satu ruang yang berada di lantai dua.
Peristiwa terbakarnya satu ruangan tersebut dapat dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 05.40 WIB.
Setidaknya terdapat dua unit armada pemadam kebakaran yang diterjunkan.
“Jadi benar ada peristiwa kebakaran. Peristiwa terjadi di saat kantor dalam kondisi sepi, karena belum terdapat karyawan saat peristiwa tersebut,” ujar Senior Manager Of Branch Communication And Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero), Febri Toga Simatupang dalam keterangannya yang diterima Suara.com, Jumat (25/1/2019).
Adapun penyebab kebakaran tersebut masih dalam investigasi. Dugaan sementara karena terjadinya hubungan pendek arus listrik.
“Tetapi kami masih menunggu hasil investigasi pihak terkait,” tuturnya.
Peristiwa tersebut tidak mempengaruhi kegiatan operasional penerbangan. Sementara kegiatan perkantoran di Gedung 601 mulai berangsur normal kembali.
Baca Juga: Empat Rumah di Koja Jakarta Utara Rusak Diterjang Angin Kencang
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar