Suara.com - Rustam Ode Balia, anggota polisi dibekuk lantaran terlibat dalam kasus pelarian 27 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wamena, Papua. Pelaku yang dianggap menjadi otak di balik kaburnya puluhan napi itu terpaksa dilumpuhkan dengan timas panas saat ditangkap di lokasis persembunyianya pada Selasa (29/1/2019) kemarin
Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya menyampaikan, alasan tindakan tegas terukur itu dilakukan karena polisi lantaran ulah Rustam memilih menjadi buronan selama satu pekan. Polisi, kata dia sudah memperingatkan agar pelaku menyerahkan diri.
"Rustam Ode Balia, ini merupakan anggota polisi yang juga otak dari pelarian di LP, terpaksa kita lumpuhkan karena sesuai saya sampaikan, dalam satu minggu jika tidak menyerahkan diri maka saya tindak tegas," ucapnya di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (30/1/2019).
Dalam kasus ini, satu narapidana bernama Abdulla Malawati (25) yang kabur bersama Rustam turut dilumpuhkan polisi dengan peluru.
"Abdulla Malawati yang merupakan narapidana dengan ancaman dua tahun penjara ini, bersama dengan tersangka otak pelarian (Rustam) saat ditangkap," ungkapnya.
Kapolres menambahkan bahwa pada Rabu, sekitar pukul 12.30 WIT, polisi kembali melumpuhkan lagi satu narapidana bernama Markus Asso yang sempat dipenjara, namun kabur.
"Dalam minggu ini kita menangkap tiga narapidana yang kemarin lari," ujarnya.
Berdasarkan data antara, dari 27 orang yang sempat melarikan diri dari Lapas Wamena pada Selasa (22/1/2019), polisi berhasil menembak enam dari delapan orang yang sudah ditangkap.
Sebelumnya Kapolres telah mengimbau agar puluhan narapidana yang masih berkeliaran segera menyerahkan diri sebelum dilakukan penindakan tegas berupa tembak di tempat. (Antara)
Baca Juga: Mayat Ditemukan di Hotel Intercontinental Pondok Indah
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!