Suara.com - Tim Satgas gabungan Ditjen PAS dan Kantor Wilayah Hukum dan HAM Jawa Barat melakukan razia dan penggeledahan di lapas Gunung Sindur, Bogor, Kamis (31/1/2019). Razia dipimpin langsung oleh Direktur Keamanan dan Ketertiban Lilik Sujandi.
Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto mengatakan dari hasil razia dan penggeledahan di lapas Gunung Sindur petegus menemukan narkoba jenis sabu dalam satu bungkus dengan berat 93 gram dan 0.68 gram.
"Sabu didapati diareal beranggang antara blok b dan c. Juga Ganja kering dalam 10 bungkus seberat 40 gram yang tidak diketahui pemiliknya," ujar Ade kepada wartawan.
Selain narkoba, petugas juga menemukan 50 HP, token atm Mandiri, dan satu unit laptop yang disembunyikan di masjid. Kesemua barang tersebut kini sudah disita tim gabungan satgas Kamtib Ditjenpas.
"Ini bukti keseriusan jajaran Ditjenpas dan Kanwil Jabar memberatas peredaran gelap narkoba di dalam lapas," kata dia.
Ade menerangkan, razia seperti ini akan terus dilakukan petugas. Ia memastikan tidak hanya di Lapas Gunung Sindur, namun razia akan disebar ke sejumlah lapas di Jawa Barat.
"Tapi juga di Lapas dan Rutan wilayah Jabar lainnya," katanya.
Selanjutnya barang bukti narkoba dan hasil razia lainya akan diserahkan terimakan kepada pihak kepolisian untuk diselidiki dan dikembangkan perkaranya lebih lanjut.
Baca Juga: Geram, PSI Laporkan Baliho Dukungan Hak-Hak LGBT ke Bawaslu DKI Jakarta
Berita Terkait
-
Terungkap, Napi Lapas Kebon Waru Kendalikan penyelundupan Ganja 1,5 Ton
-
Abu Bakar Baasyir Idap 2 Penyakit Ini, Mer-C Desak Supaya Dirawat di Rumah
-
Dilarikan ke RSCM, Kesehatan Baasyir Menurun Karena Batal Bebas?
-
Ada Temuan Tanaman dan Bibit Ganja di Pegunungan Bintang Papua
-
Eks Bos Yahoo: Ganja Saat Ini Seperti Sektor Teknologi 20 Tahun Silam
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel