Suara.com - Abdul Rohman, lelaki berusia 43 tahun warga Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Barat, murka ketika memergoki istrinya Suparni (35) sedang berhubungan badan dengan “berondong”.
Dengan mata kepala sendiri, Rohman meyaksikan Suparni tengah beradu cinta di ranjang bersama Abu Bakar, lelaki 23 tahun warga desa setempat.
Singkat cerita, peristiwa itu terjadi saat pelaku bermaksud tidur lagi seusai melaksanakan salat Subuh dan sang istri bersih-bersih di halaman rumah.
Tidak berselang lama, Rohman yang masih tidur-tidur ayam alias belum nyenyak, tak lagi suara istrinya menyapu di halaman.
Kemudian Abd Rohman bangun dari tempat tidur dan mencari istrinya sambil menyelipkan pisau di pinggang kiri.
Karena tak kunjung ditemukan baik di dapur maupun di halaman belakang rumah, tersangka bergegas ke rumah kosong yang tak jauh di belakang kediamannya.
Semakin bertambah curigai saat pelaku menemukan sapu lidi yang digunakan istrinya untuk bersih-bersih halaman rumah justru disandarkan ke salah satu pohon kapuk.
Tersangka akhirnya memutuskan masuk ke rumah kosong tersebut. Saat pelaku menoleh ke kanan, dia mendengar ada suara desahan seperti orang berhubungan badan.
Ia mengeluarkan pisau yang diselipkan di pinggang kirinya. Sontak sosok pria yang diduga selingkuhan istrinya keluar dan hendak melarikan diri.
Baca Juga: Bintang Dilan 1991 Ajak Nonton Film PSP: Gaya Mahasiswa
“Abd Rohman langsung menusuk laki-laki diduga selingkuhan istrinya,” terang Kasubbag Humas Polres Bangkalan Ajun Komisaris Wiji Santoso, seperti diwartakan Beritajatim.com, Kamis (31/1/2019).
Alhasil, korban mengalami luka tusukan pada bagian perut dan dilarikan ke RSUD setempat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Penyidik sementara ini menerapkan Pasal 351 ayat (2) KUHP dan kami telah mengamankan sejumlah barang bukti antara lain celana pendek warna hitam, kaos hitam berlumuran darah milik korban.”
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul “Dengar Suara Mendesah, Ya Ampun, Istri Ternyata Ditiduri Pria Lain”
Berita Terkait
-
Ngapel Istri Orang Sambil Bawa Parang, Cinta Hendri Berakhir di Jeruji
-
Bunuh Tukang Es Campur, Adi: Saya Cinta saat Pandangan Pertama ke Istrinya
-
Ibu Pembunuh Bayi Kandung Sedih Saat Tahu Anaknya Dimakamkan
-
Suami Bertingkah Aneh, Ternyata Lebih Parah dari Perselingkuhan
-
Duel Maut di Lereng Kelud, Bowo Habisi Setiyono Pakai Sabit dan Pisau
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Biodiesel B50 Segera Diterapkan, Pakar Ungkap Efeknya di Mobil Tua
-
4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika
-
Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?
-
DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik
-
Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan