Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mulai menerima wawancara jurnalis. Untuk pertama kalinya dalam wawancara itu, Ahok membeberkan kondisi dirinya selama menjalani masa hukuman atas kasus penodaan agama di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang.
Ahok pun menceritakan kondisi dan aktivitas rutin selama lebih kurang dua tahun dipenjara.
"Kondisi dan pola hidup di penjara jauh berbeda, setelah saya bebas kesehatan saya sedikit terganggu demam," kata Ahok kepada wartawan saat pulang ke kampung halamannya Desa Lenggang Guntung, Belitung Timur, Babel, Minggu (3/2/2019).
"Selama menjalani masa tahanan pola hidup sehat dan serba teratur seperti jadwal makan, olahraga dan juga waktu istirahat," lanjutnya.
Selama di tahanan, Ahok rutin tidur pukul 22.00 WIB, makan pukul 17.00 WIB, sampai makan malam kemudian bisa tidur siang dan olahraga.
"Itu pola hidup yang sangat teratur dan sehat, namun setelah bebas saya sedikit kelelahan karena padatnya jadwal pertemuan hingga larut malam," ujarnya.
Setelah keluar, kata dia, pertemuan tidak bisa dibatasi ada 22.00 WIB tidak bisa tidur siang, makanya sedikit demam penyesuaian tubuh.
"Ini saya pulang kampung memang sudah direncanakan begitu bebas saya pulang kampung dulu bersama keluarga," tuturnya. (Antara)
Baca Juga: Politisi Demokrat: Ahok Bisa Ditahan di Mako Brimob Kenapa Buni Yani Tidak?
Berita Terkait
-
Politisi Demokrat: Ahok Bisa Ditahan di Mako Brimob Kenapa Buni Yani Tidak?
-
Heboh Ahmad Dhani Dibui, Anang Hermansyah Diserang Jerinx SID
-
Gunung Sindur Jadi Hotel Prodeo Bagi Buni Yani, Ini Alasannya
-
Diperiksa Polisi, Rocky Gerung Sebut Pelapor Dirinya Ingin Matikan Karakter
-
Buni Yani: Biar seperti Ahok, Saya Maunya Dipenjara di Mako Brimob
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung