Suara.com - Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Tamansari, Jakarta Barat mulai dipadati warga yang ingin ibadah. Vihara Dharma Bhakti menjadi alternatif warga Tionghoa untuk merayakan tahun baru Imlek 2570 yang jatuh pada hari ini, Selasa (5/2/2019).
Dari pantauan Suara.com di lokasi, suasana Imlek sudah terasa sejak berjalan di gang-gang kecil menuju Vihara yang sudah berdiri sejak tahun 1650. Ornamen dan pernak-pernik khas Imlek tampak terpasang di sekitaran Vihara.
Sejak pukul 09.00 WIB warga Tionghoa tampak terus berdatangan. Mereka datang bersama keluarga dengan pakaian merah-merah khas Imlek.
Liem Mieay (75) misalnya, warga Glodok, Jakarta Barat sengaja mengajak anak dan menantunya dari Semarang, Jawa Tengah ke Vihara Dharma Bhakti untuk sembahyang.
Liem bersama anak dan menantunya tampak mengambil dupa untuk kemudian dibakar pada lilin besar yang sudah tersedia di Vihara. Pembakaran dupa membuat Liem tampak larut dalam doa.
"Di tahun Babi ini kita berdoa semoga keluarga sehat dan seluruh umat rukun, akur dan sejahtera," tutur Liem.
Seusi memanjatkan doa Liem tampak membeli burung Pipit untuk kemudian dilepaskan dari sangkarnya. Liem mengatakan, dirinya membeli burung Pipit sebanyak 75 ekor sesuai dengan umurnya.
"Maknanya itu untuk melepas kesialan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Tahun Baru Imlek 2019, Boy William : yang Penting Kumpul!
-
Cerita Seru Perayaan Imlek ala Agatha Suci
-
Demi Sedekah Imlek, Pengemis Rela Bermalam di Jalan Beralaskan Kardus
-
Sambut Imlek, Vihara Dharma Bhakti Ramai Dikunjungi Meski Tengah Malam
-
BMKG: Hujan Petir dan Angin Kencang Akan Sambut Imlek di Jabodetabek
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender