Suara.com - Polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka Joni (32) terhadap rekannya bernama Farel. Aksi pembunuhan itu lantaran tersangka memergoki korban sedang berselingkuh dengan istrinya, Hermalin.
"Saat ini pelakunya atas nama Joni (32) warga pendatang sedang diperiksa untuk penindakan hukum lebih lanjut," kata Kapolres Bangka Tengah, AKBP Ludy Bard Sitanggang di Koba, Kamis (7/2/2019)
Peristiwa itu murni terjadi karena spontanitas saja, tidak ada unsur pembunuhan berencana karena saat itu pelaku sangat marah setelah melihat sendiri istrinya sedang berhubungan intim di dalam rumahnya pada Rabu (6/2/2019) malam
"Karena diselimuti pikiran marah dan cemburu saja pelaku dengan spontan mengambil sebilah pisau di belakang pintu rumahnya dan membunuh korban," kata Ludy seperti dikutip Antara.
Seusai menghabisi korban dengan menghujamkan sebilah pisau sebanyak tiga kali ke beberapa bagian tubuh. Pelaku pun lalu membawa mayat korban sambil menyerahkan diri ke Polsek Koba.
Sementara, Joni mengaku nekat membunuh korban setelah kepergok melihat Farel dan Hermalin sedang berhubungan badan di kamar. Lantaran dibutakan rasa cemburu, aksi pembunuhan itu pun akhirnya terjadi.
"Saat saya pulang saya menggedor pintu tetapi tidak dibuka, terus saya melihat dari lubang jendela istri saya bersama selingkuhannya itu sedang melakukan hubungan layaknya suami isteri," ujarnya.
Joni mengaku mendobrak paksa pintu depan dan langsung terbuka, namun saat itu korban langsung melarikan diri melalui jendela kamar.
"Saya langsung spontan saja ambil pisau mengejar pelaku, sempat terjadi perkelahian dan pisau yang ada ditangan saya tusukkan ke dada dan punggung korban," ujarnya.
Baca Juga: Persib Turunkan Intensitas Latihan Jelang Leg Kedua Kontra Persiwa Wamena
Berita Terkait
-
Sadis, Komplotan Gangs 69 Unggah Foto Korban yang Dibacok di Medsos
-
Kubu Prabowo Sebut Kelompok yang Ingin Laporkan Jokowi Karena Terganggu
-
Ditikam sampai Mayatnya Dibopong, Kronologi Joni Bunuh Selingkuhan Istri
-
Berselingkuh, Mayat yang Dibopong Joni ke Polsek Ternyata Rekannya
-
Mohamed Salah Kena Serangan Rasis, West Ham United Bakal Lakukan Ini
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau