Suara.com - AA (14), siswa salah satu sekolah swasta di Kecamatan Wringinanom, Gresik, Jawa Timur mengaku amat menyesali perbuatannya. Dia mengaku bersalah telah merokok dan hendak mencekik gurunya, Nur Khalim. Padahal saat itu adalah waktu jam pelajaran.
Dengan diantar kedua orang tuanya Slamet dan Anik, AA mendatangi Polsek Wringinanom. Dengan mengenakan kaos berwarna hitam dan bertuliskan ‘Ijo Rawe’, AA dimintai keterangan oleh Kanit Reskrim Polsek Wringinanom, Ipda Joko Supriyanto.
Sebelumnya, Polsek Wringinanom melakukan mediasi bersama Kepala Sekolah serta beberapa tokoh masyarakat. Tujuannya, kejadian yang dilakukan AA tidak terulang lagi.
Usai mediasi itu, AA yang sebelumnya dalam video viral tampak congkak dengan memegang leher gurunya, tampak hanya tertunduk saat berada di kantor polisi. Ia juga harus menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatan yang tidak baik itu.
"Saya meminta maaf dan bersedia mengubah sikap tidak mengulangi perbuatan yang tidak baik di kelas maupun di hadapan guru sewaktu pelajaran sekolah," ujar AA seperti dilansir dari Beritajatim.com, Minggu (10/02/2019).
Diakui AA, sebelum kejadian dirinya sudah meminta maaf kepada gurunya Nur Khalim. Sewaktu merokok dan memegang leher gurunya saat pelajaran IPS.
"Awalnya guyon tapi saya dipanas-panasi oleh teman-teman. Saat itu, saya merokok di dalam kelas dan diminta oleh guru agar dibuang. Tapi, saya terus dipanasi lalu bertindak di luar kendali," ujarnya.
Sementara ibu AA Anik mengaku, dirinya sudah melihat video anak pertamanya yang merokok di dalam kelas sambil berbuat onar. Setelah kejadian itu, dirinya bersama suaminya dipanggil pihak sekolah terkait kejadian ini.
“Saya kira sudah selesai dan kami bersama suami tidak tahu apa-apa. Tahunya videonya sudah viral di medsos,” ujar Anik.
Baca Juga: Ketum PA 212 Resmi Jadi Tersangka Dugaan Pelanggaran Pemilu di Solo
Sementara, Nur Khalim (28) guru AA menyatakan dirinya sudah memaafkan terkait tingkah laku yang dilakukan AA kepada dirinya. Meski videonya sudah viral di medsos dan masyarakat.
“Soal perlakuan AA terhadap saya. Pikiran hati saya tidak ingin membalas, dan masih bisa menahan amarah saya. Tujuannya, karena saya ingin mengajar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta ingin menciptakan generasi emas,” ujar Nur Khalim.
Seperti diketahui, kejadian video viral di medsos dan masyarakat terjadi pada 2 Februari 2019. Pada saat kejadian itu, AA sambil merokok di kelas sambil memegah kerah baju gurunya Nur Khalim di kelas. Imbas kejadian itu, membuat dunia pendidikan di Indonesia tercoreng.
Berita Terkait
-
Sambil Cium Kaki, Murid yang Tantang Guru Berkelahi Bersimpuh Minta Maaf
-
Viral di Medsos, KPAI Kecam Aksi Murid Tantang Guru Berkelahi
-
Aksi Congkak Murid Tantang Guru Berkelahi Bikin Geram Jenderal Polisi
-
Media Massa Digempur Medsos, Jokowi: Pers Masih Sangat Dipercaya Masyarakat
-
Viral, Tubuh Pencuri Dililit Ular Saat Diinterogasi Polisi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Kronologi Habib Bahar Jadi Tersangka: Dijerat Pasal Berlapis, Dijadwalkan Diperiksa 4 Februari
-
Berawal dari Ingin Salaman, Anggota Banser Diduga Dikeroyok: Habib Bahar Kini Resmi Jadi Tersangka
-
Teriakan Histeris di Sungai Tamiang: 7 Taruna Akpol Selamatkan Remaja yang Hanyut di Aceh
-
Industri Kesehatan 2026: Ketika Kualitas Jadi Satu-Satunya Alasan Pasien Untuk Bertahan
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
Polri Akan Terbitkan Red Notice Buron Kasus Chromebook Jurist Tan, Lokasinya Sudah Dipetakan
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza