Suara.com - Modus kelompok anak muda yang melakukan aksi pencurian di rumah warga akhirnya terungkap setelah mereka dibekuk polisi. Ternyata, para tersangka yang masih anak-anak ini sengaja menyewa sebuah rumah kontrakan untuk menggasak harta benda di sekitar rumah warga di Jalan Pangeran Antasari, Gang Andalas, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung.
BW (18), salah satu tersangka, mengatakan, ide untuk membobol rumah warga bernama Ricardo Simartamata datang dari teman mereka, yakni AM dan Y yang kini masih buron. Rencananya, harta benda korban akan dijual. Kemudian, hasilnya dipakai untuk modal membuka warung kopi di Lampung Timur.
"Kami berniat membuka warung kopi. Lalu AM dan Y mengajak untuk mencuri,” kata BW seperti dikutip duajurai.com--jaringan Suara.com.
Saat melakukan aksinya, para tersangka berbagi tugas. AM dan Y bertugas untuk membawa sepeda motor, laptop, dan televisi milik korban ke kontrakan mereka yang baru. Sedangkan, BW, DS (17), MG (17) dan SK (17) mengangkut barang yang tersisa.
"Sepeda motor dan laptop sudah dibawa AM dan Y ke Lampung Timur untuk dijual,” ujar BW tanpa merinci harganya.
Pemuda tanggung tersebut mengaku telah dua kali berbuat hal serupa. Modusnya sama, yakni berpura-pura menyewa rumah. Kemudian, dia dan rekannya melakukan pengintaian. Setelah dirasa aman, mereka baru melancarkan aksinya.
Aksi pencurian itu terakhir dilakukan para tersangka pada Senin (28/1/2019) lalu. Dari aksi pencurian itu mereka berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor, notebook, dan televisi LED 32 inci. Kemudian, speaker, helm, sepatu, dan pakaian korban.
Terkait kasus pencurian ini, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana maksimal lama tujuh tahun penjara.
Sumber: duajurai.com
Baca Juga: Jalani Sidang, Ahmad Dhani Kali Ini Tampil Lebih Rapi
Berita Terkait
-
Ingin Hasil Memuaskan, Begini Cara Menjalankan Bisnis Rumah Kontrakan
-
Cuma Pakai Pisang, Nenek Ini Bikin Pencuri Malu Tujuh Turunan
-
Alasan PKS Selalu Libatkan Anak-anak Jika Kampanye
-
Hanya Butuh 20 Menit, Begini Modus Pencurian Modul BTS Provider di Bogor
-
2 Pelaku Sindikat Pencurian BTS Provider Diciduk di Bogor
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto