Suara.com - Markas Polsek Batu Ampar dibuat heboh dengan aksi bunuh diri yang dilakukan Bripka Christian Poltak Bosta Sitorus yang nekat menembak kepala sendiri dengan senjata api pada Rabu (13/2/2019) siang.
Setelah mendengar kabar itu, beberapa anggota poolisi yang merupakan rekan Bripka Christian terlihat termenung di luar area Mapolsek Batu Ampar. Mereka tampaknya masih syok karena tak menyangka Bripka Christian harus mengakhiri hidup seperti itu. Beberapa anggota polisi sempat berdinas bareng Bripka Christian di unit Reskrim Polresta Barelang.
"Chrstian memulai karirnya di dunia Reskim Polres Barelang sejak tahun 2011 dan ditempatkan di Jatanras Polres Barelang," ujar salah seorang polisi rekannya seperti diwartakan Batamnews.co.id--jaringan Suara.com
Sejauh ini belum diketahui motif Bripka Christian nekat melakukan hal tersebut. Yang jelas saat ini kasus tersebut sedang ditangani. Kini, jenazah Christian sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk diautopsi.
Sekadar informasi, patahun 2015, Bripka Christian dimutasi ke Satuan Resesre Narkoba Polresta Barelang. Baru pada tahun 2018 akhirnya ditarik menjadi penyidik di Mapolsek Batu Ampar.
Sumber: Batamnews.co.id
Berita Terkait
-
Bripka Christian Tembak Kepala Sendiri di Polsek Batu Ampar
-
Diduga Bakar Surat Suara, Ketua Pilkades Dilaporkan ke Polisi
-
Modus Bantu Urus KIS, Kades Cabuli Siswi SMP Berkali-kali
-
Coba Bunuh Ibu Kandung Pakai Parang, Ali Tak Terindikasi Sakit Jiwa
-
Sangkal Tuduhan Penyelidik KPK, Pemprov Papua Klaim Pegang 3 Alat Bukti
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini