Suara.com - Polda Metro Jaya berhasil menangkap pengedar narkotika jenis sabu yang dijual kepada artis Jupiter Forissimo dan Eko Agus Iswanto. Lelaki bernama Jefri itu dibekuk pada Senin (11/2/2019) lalu setelah mengedarkan barang haram kepada keduannya.
Dari tangan Jefri, polisi menyita barang bukti sabu seberat 28,9 gram. Kepada polisi, Jefri mengaku mendapatkan sabu dari salah satu tersangka berinisial B yang saat ini masih diburu pihak kepolisian.
"(Dari) Jefri kita temukan sabu 28,9 gram. Ada tersangka B masih DPO (yang memberi sabu ke tersangka Jefri)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (14/2/2019).
Meski demikian, Argo belum mau membeberkan ihwal penangkapan pengedar sabu tersebut.
Dari pemeriksaan sementara, Jupiter mengaku baru dua kali mengkonsumsi sabu. Pertama ia konsumsi sendiri dan yang kedua ia gunakan bersama Eko.
"Dia beli barang itu Rp 400 ribu dapat 1 klip dan 1 klip lagi dipakai bersama (dengan Eko)," jelasnya.
Argo menambahkan, uang hasil penjualan sabu yang didapat oleh Eko dipinjam oleh tersangka Jefri sebesar Rp 100 ribu.
"Dari hasil penjualan, Eko itu (uangnya) dipinjam Jefri Rp 100 ribu untuk beli roti," ungkapnya.
Sebelumnya Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali meringkus artis terkait kepemilikan narkotika. Termutakhir, pesinetron Jupiter Fourtissimo diringkus di kawasan Jakarta Barat.
Baca Juga: Nenek Sukinem Tewas dengan Mulut Tersumpal, Dibunuh Berondong Pacarnya
Berita Terkait
-
Kasus Sabu, Jupiter Fortissimo Diringkus Polisi Saat Angkat Lemari di Kos
-
Dari Apartemen hingga Indekos, Gaya Jupiter Pindah Lokasi Buat Pesta Sabu
-
Dari Bujuk Uang sampai Diancam Dibunuh, Siswi SD Jadi Budak Seks Petani
-
Ditangkap Sejak Senin, Artis Jupiter Fortissimo Ngaku Dapat Sabu dari Eko
-
Baru Enam Bulan Bebas, Jupiter Fortissimo Kembali Berurusan dengan Polisi
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat