Suara.com - Artis Jupiter Fortissimo kini harus kembali berurusan dengan pihak kepolisian setelah enam bulan terakhir sempat merasakan udara bebas. Jupiter ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya terkait kepemilikan narkoba jenis sabu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan Jupiter diringkus bersama satu orang berninisial E di sebuah kamar indekos . Dari tangan keduanya, polisi menemukan sabu seberat 0,25 gram beserta alat hisap atau cangklong.
"Di suatu kamar ditemikan ada tersangka JF dan E. Dilakukan penggeledahan, kita menemukan ada 0,25 gram sabu, cangklong arau alat bong," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (13/2/2019).
Argo menjelakan Jupiter hingga saat ini masih menjalani proses pemeriksaan. Terkait kronologis penangkapan, Argo belum mau menjelaskan lebih jauh. Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman.
"Nanti ya, saat ini masih dalam penyidikan ya," ujarnya.
Pada pertengahan tahun 2016 Jupiter juga harus berurusan dengan pihak kepolisian. Saat itu Jupiter tengah asyik berpesta narkoba jenis sabu-sabu di tempat hiburan Lokasari dan ditangkap polisi di Tamansari, Jakarta Barat.
Artis yang masuk bui karena kasus narkoba itu sudah bebas pada 27 Juli 2018.
Kabar tersebut diungkap Jupiter Fortissimo sendiri melalui sebuah video singkat yang diunggah di akun Instagramnya. Di video tersebut, mantan kekasih Sheila Marcia itu mengaku sudah bebas dan kondisinya dalam keadaan sehat
"Gue baru empat kali keluar dari kamar, oh my god. Pemirsa saya sudah bebas sejak 27 Juli, dan lihat lingkar pinggang saya, sudah menggendut dan sehat," kata Jupiter Fortissimo dalam video, yang sepertinya direkam oleh salah seorang sahabat perempuannya tahun lalu.
Baca Juga: Gelar Rapat Perdana, Komite Ad Hoc Tegaskan Tak Usik Satgas Anti Mafia Bola
Berita Terkait
-
Artis Jupiter Fourtissimo Ditangkap Simpan Sabu, Ini Barang Buktinya
-
Artis Jupiter Fourtissimo Ditangkap Polisi di Jakarta Barat
-
Artis Jupiter Fourtissimo Ditangkap Polisi karena Simpan 0,25 Gram Sabu
-
Lagi, Artis Jupiter Ditangkap Polisi
-
Polisi Bekuk Sepasang Kekasih Jaringan Narkoba Lapas, Satu Masih Buron
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri