Suara.com - Polisi menemukan jejak yang ditinggalkan pelaku misterius yang membakar dua sepeda motor milik warga di di Jalan Prambanan Timur IV RT 04 RW 11 Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (16/2/2019) pagi. Dari olah tempat kejadian, polisi menemukan bekas batang korek api yang diduga dipakai pelaku untuk membakar kendaraan.
"Ditemukan sekitar sepeda motor batang korek api, tapi jumlahnya cukup banyak bukan hanya satu, dua," kata Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Abioso Seno Aji di lokasi.
Abioso menyebut, jika pelaku pembakaran diduga melemparkan berkali-kali batang korek api tersebut. Lemparan itu bisa dari jarak dekat atau jauh karena pintu pagar tidak terkunci.
"Mungkin dilempar berkali kali karena cukup banyak batang korek sisa disitu. Pintu pagar juga tidak terkunci, sudah dibuka saat subuh dan malam kembali dikunci," katanya.
Dia pun memastikan, aksi pembakaran itu tak menggunakan bensin dan kain yang biasanya dipakai oleh aksi teror pembakaran sebelumnya.
"Tidak ditemukan baik botol plastik, sisa kain. Karena sudah dilakukan penyisiran Labfor dan Tim Inafis disekitar lokasi," terangnya.
Polrestabes saat ini berusaha mencari pelaku pembakaran misterius yang dilakukan diwaktu tak lazim tersebut. Lantaran di TKP tidak ada kamera CCTV, pihaknya akan mencari bukti CCTV disekitar lingkungan perumahan tersebut.
"Ini masih kami dalami karena kejadiannya di waktu yang sebetulnya tidak lazim tapi yang pasti ini memang dibakar. Cuman siapa yang membakar ini sedang kami upayakan mencari dari beberapa CCTV di sekitar perumahan ini," terangnya.
Abioso juga menyatakan jika aksi pembakaran dua motor itu belum bisa dikaitkan dengan aksi pembakaran misterius kendaraan lainnya yang pernah terjadi saat ini.
Baca Juga: Terkuak! Ternyata Ini Sebabnya Ronaldo Ogah Pakai Sepatu Warna Hitam
Teror pembakaran misterius motor itu terjadi Sabtu (16/2/2019) pukul 09.50 WIB, menimpa dua kendaran jenis Honda Vario dan Honda Mega Pro yang meludeskan bagian jok, body samping, spakbord depan dan knalpot.
Aksi teror di pagi hari itu sontak membuat kaget warga komplek perumahan yang berada pas dibelakang Kantor Kelurahan Kalipancur. Dua motor terbakar itu milik penghuni rumah indekost milik Haji Surat, yang terparkir di halaman dalam rumah.
Terbakarnya misterius dua motor itu cukup membuat heran warga, selain pagi hari, dua akses pintu masuk komplek pun dijaga sekuriti cukup ketat. Bahkan lokasi kejadian berada di depan warung makan yang ramai.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
-
Masih Muda, Mahasiswi di Batam Nyambi Jadi Mucikari
-
Pelakunya Makin Nekat, Dua Motor Warga di Semarang Dibakar Pagi Hari
-
Polisi Tetapkan 17 Santri Tersangka Penganiayaan di Pesantren
-
Cabuli Bocah di Teras Tetangga, Kakek SBS Kepergok Pemilik Rumah
-
Sepupu Jadi Makelar, Tiga Emak-emak Nyambi Jadi PSK di Warung
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana
-
Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi