Suara.com - M. Zaky (24), pembalap nasional asal Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur tewas setelah menerima dua luka tusuk di bagian dada kiri. Aksi penikaman itu terjadi saat korban sedang menggas kendaraannya di jalanan Dusun Krajan, Desa Tapen, Kecamatan Tapen, Bondowoso, Jawa Timur pada Jumat (15/2/2019) malam.
Terkait kasus tersebut, polisi telah menangkap R, pelaku penusukan yang menewaskan Zaky yang pernah mengikuti Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015 kelas Asia Production 250 cc (AP250).
Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Bondowoso Ajun Komisaris Jamal menjelaskan, aksi penusukan itu terjadi saat pelaku terlibat cekcok dengan Zaky di jalan raya.
"Motif berawal dari cekcok saat korban menyetel kendaraan di jalan raya, di wilayah Klabang,” kata Jamal, Sabtu (16/2/2019).
Buntut cekcok mulut itu, akhirnya pelaku mengejar Zaky hingga akhirnya menikam korban sebanyak dua kali di bagian dada kirinya.
"Setelah itu berlanjut. (Korban) dikejar hingga lokasi tempat kejadian. Di situ terjadi percekcokan lagi. Kemudian terjadilah penganiayaan terhadap korban,” kata Jamal seperti dikutip Beritajatim.com
Terkait kasus ini, polisi telah menetapkan R sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
-
Fakta Baru, Pembakar Motor Misterius Pakai Batang Korek Api Saat Beraksi
-
Masih Muda, Mahasiswi di Batam Nyambi Jadi Mucikari
-
Polisi Tetapkan 17 Santri Tersangka Penganiayaan di Pesantren
-
Cabuli Bocah di Teras Tetangga, Kakek SBS Kepergok Pemilik Rumah
-
Sepupu Jadi Makelar, Tiga Emak-emak Nyambi Jadi PSK di Warung
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam,1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi