Suara.com - Kapolsek Duren Sawit Kompol Pardemean Hutasuhut menjelaskan barang-barang yang hangus saat kobaran api melalap kediaman Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Jalan Baladewa RT 14, RW 4 Nomor B 11, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (17/2/2019) malam.
Menurutnya api cepat membesar karena banyak perabotan yang mudah terbakar. Namun demikian, Pardemean belum memastikan kerugian dari insiden kebakaran tersebut.
"Awalnya hanya letupan-letupan kecil. Namanya juga rumah orang kaya, apalagi kejadiannya di kamar, banyak barang-barangnya seperti kayu dan kasur yang mudah terbakar," ujar Kompol Pardemean saat dihubungi, Senin (18/2/2019).
Dia juga mengatakan bahwa pada saat kejadian, Bamsoet berada di rumah lain yang tak jatuh dari lokasi kebakaran. "Pak Bambang ada di rumah, kan rumahnya banyak, sekomplek, bapak ada di salah satunya dekat dengan kejadian," terang Kompol Pardemean.
Lebih lanjut, Pardemean juga memastikan jika tak ada muatan politik terkait kasus kebakaran yang melanda rumah politiku Partai Golkar tersebut. "Kejadian ini (kebakaran) hanya murni korsleting. Tidak ada motif lainnya," ujarnya.
Diketahui, rumah Bamsoet di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu malam dilalap si jago merah. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan baru bisa dipadamkan petugas sekitar pukul 03.00 WIB. Kebakaran terjadi ketika Bamsoet berada di rumah selepas pulang nonton debat Pilpres di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. (Fakhri Fuadi).
Berita Terkait
-
Ledakan Petasan di Lokasi Nobar Pilpres Tinggalkan Lubang 15 Sentimeter
-
Diduga Korban Tabrak Lari, Lelaki Renta Ditemukan Tewas di Dekat SPBU
-
Polisi Kerahkan 500 Personel Jaga Pemeriksaan Ketua PA 212 Slamet Maarif
-
Pasca Kebakaran, Rumah Bamsoet Dipasang Kain Hitam
-
Api Membesar di Rumah Bamsoet karena Petugas Damkar Kesulitan Cari Air
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi