Suara.com - Calon Wakil Presiden Maruf Amin menyebut ada beberapa ulama di Banten pindah dukungan dari Prabowo Subianto - Sandiaga Uno ke Jokowi - Maruf Amin. Ulama yang membelot dari Prabowo itu tidak lagi percaya isu negatif yang menyerang Jokowi.
Maruf Amin menjelaskan para ulama yang membelot itu di antaranya yang mendukung Prabowo pada Pilpres 2014. Saat ini di Pilpres 2019 mereka mendukung Jokowi.
"Saya menerima dukungan dari beberapa tokoh agama, kyai dan ulama, pada acara silaturrahmi di pondok pesantren ini," kata Maruf Amin usai acara Silaturrahmi antara ulama dan masyarakat Tanara dengan Maruf Amin di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten, Selasa (19/2/2019).
Dalam silahturahmi itu, Maruf Amin bertemu sekitar 30 tokoh agama, kyai dan ulama. Mereka menyatakan mendukung Maruf Amin. Hanya saja di antara 30 ulama itu, Maruf Amin tak menjabarkan sosok ulama yang membelot dari Prabowo ke Jokowi. Namun ulama itu ada yang dari Tanara, Pontang, dan daerah lain di Banten.
"Mereka sadar setelah mempelajari isu-isu negatif yang menyerang Pak Jokowi, ternyata tidak benar," katanya.
Maruf Amin menjelaskan masih ada sekitar 15-20 persen, pemilih di Banten yang masih ragu-ragu. Tapi perkembangannya ke depan, tren dukungan keapda Capres Jokowi, semakin membaik. (Antara)
Berita Terkait
-
Aksi #SaveUnicorn Kecewa dengan Prabowo, Klaim Tak Pro Jokowi
-
Moeldoko Sebut Jokowi Hanya Berikan Contoh, Bukan Menyerang Pribadi Prabowo
-
Gerindra: Keuntungan Lahan Prabowo Buat Biaya Kampanye Jokowi di Pilgub DKI
-
JK Bela Prabowo Soal Lahan, BPN: Jokowi Punya Niat Tersembunyi
-
Jokowi Dituding Bangun Jalan Pakai Ilmu Simsalabim, TKN: Ukur Saja
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan