Suara.com - Polisi menemukan fakta baru terkait aksi bakar diri satu keluarga di Kampung Sukasirna RT 3, RW 13, Desa Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (20/2/2019). Dari hasil pemeriksaan forensik, istri Jamal bernama Iis (28) ternyata mengalami patah di bagian tulang leher sebelum tewas terpanggang di rumahnya.
"Dari korban bernama Iis ditemukan kelainan yaitu tulang lehernya patah. Kemungkinan besar, Iis meninggal dulu baru terjadi pembakaran," kata Kapolsek Cikembar Akp I Djubaedi kepada sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, Kamis (21/2/2019) kemarin.
Sementara Jamal diduga membakar dirinya. Sebab dilokasi tercium bau bensin. Sedangkan, saat terjadi kebakaran pintu kamar dikunci dari dalam sehingga anaknya yang bernama Ayu juga menjadi korban.
"Sedangkan untuk Rahayu atau Ayu posisinya kan sedang ada di dalam, kemugkinan besar kamar tersebut di kunci dari dalam sehingga anak tersebut tidak bisa kemana - mana," bebernya.
Untuk kelanjutan perkara tersebut, polisi melakukan pemeriksaan tehadap orang - orang yang kemungkinan besar mengetahui peristiwa kebakaran tersebut. "Salah satunya Jajun dan Desi," singkat Djubaedi.
Jajun (52 tahun) adalah pemilik rumah yang terbakar. Sedangkan Desi (30 tahun) saat itu berada di rumah tersebut untuk menginap. Beruntung Desi selama dari peristiwa tersebut setelah menyelamatkan diri lewat pintu belakang saat api kebakaran terjadi.
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor
-
Tembakan Polisi Tewaskan Remaja di Makassar, Polri Klaim Penggunaan Senpi Terus Dievaluasi
-
Larang Ada Interupsi dalam Sidang Praperadilan Yaqut, Hakim ke KPK: Ini Bukan Acara Talkshow TV
-
Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"
-
Bareskrim Rampas dan Setor Uang Rp58,1 Miliar Hasil Kejahatan Judi Online ke Negara
-
Amerika Akui Tak Mampu Hadapi Drone-drone Iran
-
DPRD DKI: Sengkarut Tata Ruang Jakarta Harus Dibenahi!
-
Tolak Perang untuk Israel, Tangan Mantan Marinir AS Patah Ditarik Paksa oleh Senator di Ruang Sidang
-
YLBHI Desak Jaminan Hak Berserikat dan Kekuatan Eksekusi Hukum dalam RUU PPRT