Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan (Kejari) Negeri se-DKI Jakarta menggelar apel Penandatanganan Komitmen Membangun dan Mendukung Zona Integritas di Kawasan Monas Jakarta, Senin (24/2/2019). Zona Integritas ini ditujukan untuk Kejaksaan Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Warih Sadono mengatakan apel kali ini bertujuan sebagai komitmen kejaksaan untuk bebas dari korupsi di sektor pelayanan publik sekaligus meningkatkan kinerja kejaksaan.
"Jadi pagi ini pencanangan kejaksaan didukung bapak Gubernur dan jajaran semua stakeholder untuk membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih," kata Warih Sadono di Monas, Jakarta, Senin (25/2/2019).
Pencanangan zona integritas ini didukung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mewujudkan Ibu kota yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan kejaksaan.
"Saya ingin menyampaikan dukungan. Kita sama-sama menginginkan agar Ibu Kota benar-benar menjadi wilayah bebas korupsi dan wilayah yang birokrasinya bersih. Kita berharap nanti diseluruh institusi pemerintahan khususnya yang berada di bawah jajaran Pemprov DKI bisa menuntaskan program ini," ujar Anies.
Penandatangan zona integritas ini dilakukan oleh Gubernur Anies Baswedan, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Warih Sadono, seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-DKI, Wakapolda Metro Wahyu Hadiningrat bersama seluruh Kapolres DKI, dan Kasdam Jaya Brigadir Jenderal TNI Suharyanto.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Intimidasi Jurnalis di Acara Munajat 212, Begini Penjelasan Panitia
-
Jurnalis Diintimidasi di Munajat 212, FPI: Laskar Salah Sasaran
-
Batal Hadir, Nama Anies Dipuji di Munajat 212 Sebagai Gubernur 212
-
Di Munajat 212, Zulkifli Hasan: Persatuan Nomor 1, Soal Presiden Nomor 2
-
MUI: Acara Munajat 212 Jangan Dicemari Kegiatan Politik
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif