Suara.com - Kalimantan Selatan merupakan provinsi pertama yang berkomitmen melakukan penguatan aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!). Hal itu ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama penguatan LAPOR! oleh seluruh Kepala OPD, yang disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Syafruddin, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Wakil Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan, perwakilan dari Ombudsman RI, dan perwakilan dari Kantor Staf Presiden di kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Selasa (26/2/2019).
SP4N-LAPOR! merupakan upaya untuk menjaga kualitas pelayanan publik dengan menyalurkan aspirasi masyarakat melalui aplikasi yang mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat. Di Kalsel, aplikasi ini dinamakan "Laporpaman", yang diambil dari nama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang memiliki panggilan akrab "Paman Birin".
MenPAN-RB mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalsel yang berhasil masuk "Top 25 Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2018" dengan melakukan penandatanganan pakta kerja sama penguatan SP4N-LAPOR!.
Ia berharap, penandatanganan oleh Pemprov Kalsel ini merupakan trigger dalam percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik, dan diikuti oleh seluruh pemda lainnya, baik provinsi, kota, maupun kabupaten.
"Oleh karenanya, saya harap semua pengaduan pelayanan publik di Indonesia dapat terhubung dengan SP4N-LAPOR!," ujar Syafruddin dalam acara "Penandatanganan Komitmen Bersama Penguatan SP4N-LAPOR Provinsi Kalimantan Selatan", di Jakarta, Selasa (26/2/2019).
Menteri berharap, seluruh pemerintah daerah terintegrasi dengan aplikasi yang saat ini sudah dikembangkan menjadi versi 3.0 tersebut.
"Kualitas pelayanan publik dijaga melalui mekanisme pengaduan yang aktif dari masyarakat, lalu disalurkan melalui aplikasi pengaduan digital yang mudah diakses publik," ujarnya.
Menurutnya, pengaduan yang efektif adalah yang menjawab permasalahan, memberi solusi, membuka ruang lebar untuk publik, sehingga menciptakan stimulus perbaikan. Terlebih lagi, aplikasi pusat pengaduan ini sudah terdapat versi terbaru yang memiliki banyak kelebihan.
Secara resmi, LAPOR! 3.0 sudah diperkenalkan kepada masyarakat saat Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, awal Februari lalu.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas PNS, Menpan-RB Kerja Sama dengan Australia
Penggunaan aplikasi ini juga mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai Perpres No. 95 tahun 2018 tentang SPBE. Digitalisasi sistem pemerintahan ini harus diawaki oleh ASN yang profesional, dan menjalankan pemerintahan yang akuntabel dari pusat hingga daerah.
"Tak ada istilah terlambat bagi kita untuk berubah. Sekarang saatnya kita optimistis untuk Indonesia maju," ucap mantan Wakapolri ini.
Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB, Diah Natalisa, mengungkapkan, saat ini SP4N-LAPOR! telah terhubung dengan 623 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, termasuk BUMN, lembaga non- struktural dan perwakilan RI di luar negeri.
"Keterhubungan ini mendapat dukungan dari Kementerian Dalam Negeri, terutama dalam kaitannya dengan pembinaan pemerintah daerah," ujar Diah.
Diah juga mengapresiasi semangat dan komitmen di Pemprov Kalsel, yang telah berinisiatif secara sukarela memberikan kepuasan pelayanan publik kepada masyarakat melalui penanganan pengelolaan pengaduan, dengan menandatangani komitmen bersama.
"Hal seperti ini dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Dana Iklim dan Rehabilitasi Hutan di Kalimantan: Bisakah REDD+ Beri Dampak Jangka Panjang?
-
Presiden Prabowo Subianto Resmikan 166 Sekolah Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Momen Gibran Kasih Perintah Gubernur Kalsel di Depan Warga: Tolong Aspirasi Mahasiswa Diselesaikan
-
Tinjau Korban Banjir Kalsel, Mensos Pastikan Skema Bantuan Sama Seperti di Sumatra
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar