Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan 500 sertifikat tanah kepada masyarakat Jakarta Timur. Pembagian sertifikat berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2019).
Anies mengatakan pembagian sertifikat sejalan dengan program pemerintah pusat.
“Jadi saya menyampaikan yang dipesankan Pak Presiden (Jokowi) tolong sertifikat disimpan baik-baik. Bapak, ibu, bikin fotokopinya. Jangan sampai terselip tidak punya cadangan. Disimpannya dipisah, jangan di tempat sama," kata Anies dalam sambutannya di GOR Ciracas, Jakarta Timur.
Masyarakat yang sudah memiliki sertifikat tanah, kata Anies, harus bisa menjaganya dengan baik. Anies tidak ingin ada kasus sengketa lahan terjadi di Ibu Kota.
"Jadi saya berharap ini memberikan perlindungan jangan sampai ada orang lain yang mengaku memiliki tanah itu,” tegasnya.
Sementara Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta Jaya mengungkapkan, pembagian sertifikat untuk warga Jatim kali ini sebanyak 500 sertifikat.
"Tadi 500 sertifikat hari ini dan tadi pak gubernur simbolis 10 orang yang menerima," kata Jaya.
Dalam acara pembagian sertifikat ini Anies didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN DKI Jaya, Sekda DKI Jakarta Saefullah, dan Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar.
Baca Juga: Boros, Prabowo Akui Sempat Tak Setuju Indonesia Gelar Asian Games 2018
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini