Suara.com - KPK akan mempelajari kasus dugaan korupsi dana kemah yang dilaporkan oleh mantan Pengurus Pemuda Muhammadiyah. Sebelum menindaklanjuti laporan tersebut, KPK akan menelaah lebih jauh apakah instansinya memiliki kewenangan untuk memproses pelaporan atau tidak.
"Kalau ada masyarakat yang melaporkan dugaan Tipikor ke KPK, maka ini berlaku untuk semua pelapor ya, laporan itu akan kami telaah lebih dahulu apakah menjadi kewenangan KPK atau tidak," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).
Febri menyebut telaah yang dilakukan KPK untuk semua penanganan korupsi di KPK. Hal ini dikarenakan kasus dana kemah telah terlebih dahulu ditangani oleh Polda Metro Jaya.
"Artinya akan telaah lebih lanjut apakah sudah ditangani penegak hukum lain atau tidak. Namun saya tidak dapat mengomentari atau merespon pengaduan-pengaduan secara spesifik," ujar Febri
Meski demikian, Febri belum mau menanggapi apakah kasus dana kemah yang dilaporkan pemuda Muhammadiyah ke KPK, dapat diambil alih. Namun, dalam undang-undang KPK ada kewenangan ataupun memakai cara supervisi dengan penegak hukum lain.
"Kalau untuk pengaduan masyarakat saya tak dapat merespon jauh lagi karena proses itu proses yang paling awal dari seluruh rangkaian penanganan perkara," tutup Febri.
Pada Rabu (27/2/2019) keamrin, penasihat hukum mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar Simanjuntak mendatangi KPK untuk melaporkan masalah penanganan kasus korupsi dana kemah Kemenpora yang ditangani oleh kepolisian.
Kedatangan mereka dengan harapan KPK mengambil alih penyelidikan terhadap dugaan korupsi tersebut yang dianggap hanya menyasar kepada Pemuda Muhammadiyah.
Baca Juga: Pekerjaan TNI Hilangkan Nyawa, Prabowo: Profesi di Kesehatan Lebih Mulia
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu
-
KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026
-
Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh
-
PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan
-
Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan
-
Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen
-
BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas
-
KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah
-
Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!