Suara.com - Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, kembali berkicau setelah ditangkap polisi di sebuah hotel mewah karena menggunakan sabu.
Di kicauan pertama usai dicokok, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat tersebut minta maaf karena telah bikin marah serta kecewa.
Andi Arief berkicau enggan berakhir di posisinya kini. Menurut dia, kesalahan ini menjadi titik awal baginya untuk hidup dengan kualitas berbeda.
Kemudian, Andi Arief meminta doa ke publik agar bisa memperbaiki kesalahannya menuju benar.
"Tak Ingin berakhir di sini. Kesalahan bisa saja membenamkan, namun upaya menjadi titik awal pencarian jalan hidup dengan kualitas berbeda jika benar-benar tak putus asa. Mohon maaf, saya telah membuat marah dan kecewa. Doakan saya bisa memperbaiki salah menuju benar," kicau Andi Arief lewat akun @AndiArief_, Selasa (5/3/2019).
Tanggapan warga Twitter pun menyerbu kolom komentar di cuitan Andi Arief tersebut. Uniknya, ada seorang warganet yang menanyakan soal kondom yang ditemukan di lokasi penangkapan.
"Izinkan saya bertanya, bawa kondom kemaren buat apa om..??" cuit akun @Ai****NZ.
Komentar warganet itu ditanggapi beragam oleh warganet lainnya. Mereka ungkit-ungkit soal kondom, dalam bentuk komentar maupun meme.
"Pertanyaan selanjutnya koq milihnya yg BERGERIGI?" kicau akun @A******ba.
"Kondom bergerigi untuk apa tuh,,, om?" cuit akun @Nin********ail1.
"Salam kondom!!!!" cuit akun @ja***867
"Im sorry..i just cant [emoji ngakak]," tulis @iSt******es
Bukan cuma itu, ada pula yang memberikan semangat kepada Andi Arief agar bisa keluar dari jeratan narkoba.
"Kpd yg sudah tertangkap karena narkoba, saya doakan semoga dapat hidayah. Kpd yg masih pakai narkoba tapi blm tertangkap, saya doakan segera taubat sebelum tertangkap. Jangan ngata-ngatain org narkoba kalo diri sendiri masih makai narkoba, nanti kena karma," cuit akun @AfriBaltika1.
"Tetap semangat kang.." kicau akun @pu******ten80.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi