Suara.com - Setidaknya sebanyak 7,2 ton sampah plastik berhasil dikumpulkan dari bibir Pantai Teluk Penyu Cilacap, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan demi menggalakkan kampanye untuk mengajak masyarakat peduli dalam upaya pengurangan sampah, terutama sampah plastik sekali pakai, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), melakukan aksi bersih pantai.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, bersama 3000 masyarakat dan para pekerja Pertamina (Persero) Refinery Unit IV (Pertamina RU IV) Cilacap, melakukan kegiatan Coastal Clean Up/Bersih Pantai di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (5/3/2019).
Kegiatan bersih pantai ini diikuti oleh warga sekitar pantai dengan antusias. Bahkan salah seorang ibu, dengan semangat ikut membantu memungut sampah dengan tangan kosong tanpa dilengkapi sarung tangan.
Melihat hal tersebut, Siti segera menghampiri ibu tersebut untuk memintanya menggunakan sarung tangan miliknya, yang sebelah kiri.
"Yang paling penting dari gerakan bersih pantai ini adalah gambaran munculnya antusiasme dan tanggung jawab masyarakat," ujar Menteri Siti.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari. Secara nasional, kampanye peduli sampah telah dilakukan dengan pencanangan Aksi Bersih Sampah Nasional, yang telah dilaksanakan di Taman Wisata Alam (TWA) Kapuk, Jakarta, pada 4 Maret 2019.
Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menteri LHK ke Cilacap, dalam rangka mendukung program lingkungan PT Pertamina RU IV Cilacap.
Berita Terkait
-
Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang
-
Kenapa Sistem Reuse Belum Efektif Kurangi Sampah Plastik? Studi Ungkap Sebabnya
-
Di Kertabumi Recycling Center, Saya Menyaksikan Bagaimana Sampah Akhirnya Mendapat 'Nyawa Kedua'
-
Belanja Online Naik Pesat, Siapa yang Mesti Bertanggung Jawab Beban Sampahnya?
-
Label Dapat Didaur Ulang Starbucks Dipertanyakan, Pakar Ungkap Realitas Sebenarnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate