Suara.com - Bawaslu RI masih melakukan penyelidikan terkait video yang memperlihatkan emak-emak berpakaian dengan atribut mirip salah satu partai politik peserta Pemilu 2019. Dalam video tersebut, memperlihatkan emak-emak tengah berkampanye dengan materi hoaks ke rumah-rumah warga.
Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan hingga kini pihaknya masih mendalami informasi terkait beredarnya video dengan dugaan kampanye hitam yang dilakukan salah satu pendukung pasangan calon.
"Masih dalam penyelidikan, masih mencari informasi di mana tempatnya, letaknya di mana dan orangnya siapa," kata Bagja di Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019).
Sebelumnya beredar video emak-emak yang berkampanye menyebut jika Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin menang maka pelajaran agama di sekolah bakal dihapus. Video tersebut viral di media sosial sejak Selasa (5/2/2019) lalu.
Hingga saat ini Bawaslu RI belum bisa memastikan apakah sosok emak-emak dalam video tersebut merupakan bagian dari tim kampanye atau hanya relawan salah satu pasangan capres dan cawapres.
Sebelumnya, anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan, tak menutup kemungkinan terdapat persamaan kasus antara video tersebut dengan tiga ibu-ibu di Karawang, Jawa Barat.
Kasus yang dimaksudnya Afifuddin adalah tiga ibu-ibu mendatangi warga untuk menyebar hoaks jika Jokowi – Maruf menang Pilpres 2019, maka azan tak diperbolehkan.
"Hampir sama seperti kasus Karawang. Kalau nanti terbukti yang bersangkutan bukan tim sukses, maka bisa masuk ke pelanggaran UU ITE,” ujar Afifuddin di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).
Baca Juga: Meski Dilanda Perang dan Kesulitan, Afghanistan Sumbang Pengungsi Palestina
Berita Terkait
-
Timses Prabowo Bantah Emak-emak yang Fitnah Jokowi adalah Relawannya
-
BPN Duga Ada Pihak Ketiga Ingin Jatuhkan Nama Prabowo - Sandiaga
-
Pengundian Wilayah Kampanye, Jokowi Dapat Zona B dan Prabowo A
-
Kecam Emak-emak Sebar Fitnah ke Jokowi, Moeldoko: Sungguh Tak Beradab!
-
Emak-emak Tuduh Jokowi Mau Hapus Pelajaran Agama, Moeldoko: Kampanye Sesat!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?