Suara.com - Reskrim Polres Metro Jakarta Barat masih menyelidiki kasus tewasnnya Ivan, warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pria 22 tahun tersebut tewas setelah dadanya ditusuk oleh kawanan begal pada Senin (4/3/2019) lalu.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu menerangkan, pihaknya sudah terjun ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Jumat (8/3/2019) malam. Hal itu guna mengumpulkan dan mendapatkan informasi untuk memudahkan mencari titik terang para pelaku.
"Di lokasi kejadian kami meminta keterangan yang tak jauh dari lokasi kejadian, dimana petugas kami meminta para penjaga keamanan untuk mengecek rekaman CCTV yang ada tidak jauh dari lokasi," kata Edy saat dikonfirmasi Sabtu (9/3/2019).
"Tak hanya itu saja, kami pun melakukan pemeriksaan kembali dilokasi kejadian guna mendapatkan bukti tambahan," Edy menambahkan.
Kejadiaan naas itu bermula saat Ivan bersama dua rekannya pulang usai menonton acara dangdut. Saat tiba di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, ketiganya dipepet oleh kawanan begal yang berjumlah lima orang.
Parahya, lima begal yang menggunakan dua unit sepeda motor tersebut mengaku sebagai petugas. Para pelaku langsung menuduh korban sebagai orang yang kerap terlibat tawuran dan menggeledah tubuhnya.
"Namun korban memberontak, yang kemudian salah satu pelaku menusuk dada korban menggunakan sajam yang belum diketahui jenisnya, menyebabkan luka tusuk pada dada kanan korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat," ujar Edy.
Diberitakan sebelumnya, begal kembali beraksi di Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (4/3/2019) lalu. Empat orang pembegal menusuk korbannya, IS (22) hingga tewas.
Pembegal di Daan Mogot menusuk IS di beguan dada. Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu mengatakan, saat itu IS bersama kedua temannya sedang berjalan kaki menuju rumah usai menonton acara musik.
Baca Juga: Pilpres 2019, SBY dan Ani Yudhoyono Akan Nyoblos di Singapura
"Karena korban bereaksi melawan, lalu langsung ditusuk pada bagian dada," kata Erick beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Asik Main, Kevin Arwana Tewas Tersetrum di Pohon Jengkol
-
Dikira Disambar Petir, 3 Pendaki Tampomas Tewas Hipotermia di Tenda
-
Hantam Jalan Berlubang dan Oleng, Emak-emak Hancur Dilindas Tronton
-
Ria Kaget Melihat Saad Tak Bernafas di Atas Ranjang Apartemen Kalibata City
-
Perempuan Ditemukan Tewas dalam Posisi Duduk di Kloset Sedang BAB
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana