Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut ada alasan mengapa ia kembali mencalonkan diri sebagai presiden di Pemilu 2019.
Salah satunya, keinginan rakyat Indonesia saat ini untuk perbaikan kehidupan yang lebih baik.
Kata Prabowo, rakyat Indonesia sudah memahami kondisi yang terjadi di Indonesia saat ini.
"Saya merasakan bahwa rakyat Indonesia sekarang menginginkan perbaikan kehidupan. Saya mengerti bahwa rakyat Indonesia sudah mengerti, sudah paham apa yang sedang terjadi di negara kita," ujar Prabowo saat menyapa warga Tasik di GOR Gelora Sukapura, Tasikmalaya, Sabtu (9/3/2019).
Ketua Umum Partai Gerindra itu pun kemudian membeberkan alasan dirinya menerima mandat sebagai capres.
Prabowo mengatakan alasan dirinya dan Sandiaga Uno menerima mandat menjadi capres-cawapres, lantaran ingin mengubah keadaan Indonesia saat ini.
"Kami menerima penetapan sebagai calon presiden dan cawapres untuk masalah di 2019-2024. Mengapa kami mau menerima penugasan itu? Kami menerima penugasan itu karena kami ingin bekerja dengan sepenuh mandat kami untuk merubah keadaan republik ini," ucap Prabowo.
Tak hanya itu, Prabowo mengungkapkan dirinya sudah bertahun-tahun berkeliling Indonesia.
Bahkan dirinya sudah menulis buku yakni Paradoks Indonesia dan Indonesia Menang.
Baca Juga: Kominfo: Jumlah Hoaks Politik Terus Meningkat
Buku tersebut kata Prabowo bertujuan untuk mengingatkan para elit bangsa terkait dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini yang sedang tidak baik, hutang yang kian bertambah. serta perekonomian masyarakat yang semakin sulit.
"Saya sudah bertahun-tahun saya keliling, saya sudah menulis beberapa buku paradoks Indonesia dan Indonesia menang. Di situ saya mengunggah dan membangkitkan rakyat Indonesia rakyat Indonesia pertama-tama menyadarkan bangsa ini," tutur Prabowo.
"Saya ingin menyadarkan dan menggugah elit bangsa. Apa itu elit? Elit itu unsur pimpinan Indonesia yang orang-orang terpintar, para profesional, para guru besar, para pemimpin perusahaan, wartawan, para politisi, para ketua partai, saya meyakinkan mereka suatu perkembangan bangsa yang perkembangannya sendiri membuat rakyat kita tidak akan sejahtera. Sistem perekonomian kita sekarang itu salah arah," sambungnya.
Berita Terkait
-
Prabowo: Emak-Emak Tasikmalaya Paling Keras Genggam Tangan Saya
-
CEK FAKTA: Prabowo Jenius, Umur 12 Tahun Sudah Dapat Beasiswa Kuliah di AS?
-
Ma'ruf Amin Sebut Prabowo - Sandiaga Panik dan Sudah Kalah di Jabar
-
Buka Baju Saat Sapa Pendukung, Prabowo: Terbawa Suasana Semangat
-
Prabowo Ceritakan Si Badu Kelola Sawit dan Simpan Hartanya di Luar Negeri
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat