Suara.com - Mantan Menko Bidang Kemaritiman Kabinet Jokowi, Rizal Ramli menyindir Gubernur Jawa Barat Ridan Kamil yang dinilai tidak bekerja untuk rakyat secara maksimal. Ridwan Kamil dituding banyak kampanye untuk Jokowi.
Rizal pun meminta agar bisa meminjam Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan agar bisa menjadi Gubernur Jawa Barat menggantikan Ridwan Kamil.
Hal itu diungkapkan oleh Rizal melalui akun Twitter miliknya @rizalramli. Rizal menilai Ridwan Kamil lebih banyak menghabiskan waktu dengan melakukan kampanye mendukung capres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin dibandingkan dengan bekerja untuk melayani warga Jawa Barat.
“Woi warga Jakarta, saya pinjem bentaran Gubernurnya, boleh kaga? Soalnya Gubernur saya lagi sibuk kampanye lupa kerja,” kata Rizal seperti dikutip Suara.com, Senin (11/3/2019).
Sejak terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah menyatakan untuk memberikan dukungan penuh terhadap Jokowi. Bahkan, ia pun bertekad untuk memenangkan Jokowi di wilayah Jawa Barat.
Menurut Rizal, sikap Ridwan Kamil terlalu mementingkan kampanye hingga melupakan kerja utamanya melayani rakyat. Bahkan bentuk kekesalan ini pun tak hanya dirasakan oleh Rizal saja, melainkan para warga lainnya.
“Ini warga Jabar minta tolong lho? Kumaha nyak,” lanjut Rizal.
Sejak diunggah, cuitan Rizal mendapatkan banyak respon dari warganet. Banyak warganet yang sepakat dengan pernyataan Rizal dan menilai Ridwan Kamil terlalu sibuk mengurusi urusan warga Jawa Barat.
“Betul, kerjanya cuma kampanye doang,” tutur @eqy_franky.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kondom Bergambar Jokowi - Ma'ruf Amin buat LGBT, Ini Aslinya
“Iriiii pisan ama warga Jakarta… gubernurnya cakep wajah cakep hati cakep akhlak insyaallah,” cuit @ria_prasetyo.
“Jeritan hati nih, tolong didengar pak gub @ridwankamil,” ujar @oigopay.
“Enak aje kagak bole lah, salah sendiri milih gubernur alay!” kata @maththorq.
“Wahh ambillldeh anis, sm wakil2nya ntar yg dari PKS sekalian. Dengan senang hatiii kita mau tukeran, kita tambahin beberapa orang lagi kayak Taufik, Lulung dkk juga deh. Kok gak dari dulu,” ungkap @bel4negar4.
Tag
Berita Terkait
-
Senin, Taufik Janji Bujuk DPRD DKI Restui Anies Jual Saham Bir
-
Resmikan 95 Gedung Sekolah, Anies: Ini Tempat Menumbuhkan Karakter
-
Hari Ini Alumni 212 Demo di DPRD DKI, Dukung Anies Jual Saham Bir
-
Ridwan Kamil Dukung Film Dilan 1991, Dukung Perfilman Indonesia
-
Menteri Susi Tantang RK Buat Perda Larangan Penggunaan Kantong Plastik
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi