Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengungkapkan, Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengetahui detail persoalan mengenai peristiwa kerusuhan dan pemerkosaan massal yang terjadi pada Mei 1998, termasuk penculikan aktivis prodemokrasi.
Pernyataan Amien Rais tersebut merupakan tanggapan terhadap ungkapan Agum Gumelar yang mengklaim juga mengetahui seluk beluk tragedi itu.
"Sepertinya, Prabowo tahu semuanya, saya kira," ucap Amien di Seknas Prabowo – Sandiaga, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).
Sebelumnya, Prabowo juga pernah mengungkapkan sering membahas peristiwa Mei '98 bersama Amien Rais.
Namun, Prabowo menegaskan pengetahuannya mengenai tragedi itu hanya untuk konsumsi internal. Prabowo juga mengakui, pembahasan tragedi kemanusiaan itu kerapkali menjadi topik utama obrolannya dengan Amien Rais.
"Dalam ruang tertutup, kadang-kadang saya sampaikan ke Pak Amien Rais, tapi ke khalayak ramai masih belum mau mengungkapkan. Nanti-nanti lah apalagi banyak kamera TV di sini jangan," ujar Prabowo di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019).
Prabowo beralasan, ia tidak mau mempermasalahkan kembali soal peristiwa tersebut. Prabowo tetap akan menjadikan ingatannya soal Mei 1988 sebagai ranah pribadi.
"Saya tidak mau mempermasalahkan masa lalu, tapi hanya kita tidak boleh masuk ke lubang yang sama berkali-kali kan, kira begitu," tutur Prabowo.
Untuk diketahui, pada Mei 1998, sedikitnya 150 orang perempuan etnis Tionghoa menjadi korban pemerkosaan massal. Tak hanya itu, sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta sekitarnya dijarah dan dibakar orang tak dikenal. Saat mal-mal itu dibakar, banyak orang yang ikut menjadi korban di dalamnya.
Baca Juga: Wawan, Lelaki yang Tewas Penuh Bacokan di Area Sawah Ternyata Eks Napi
Penculikan Aktivis
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar mengakui, ia mengetahui secara persis sejumlah aktivis 98 yang dibunuh dan dibuang oleh Tim Mawar saat kerusuhan pada 1998.
Tim Mawar adalah tim kecil dari kesatuan Komando Pasukan Khusus Grup IV, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Tim ini disebut sebagai dalang dalam operasi penculikan para aktivis politik prodemokrasi.
Agum Gumelar menyebut Tim Mawar bertugas melakukan eksekusi. Hal itu diungkapkan oleh Agum dalam sebuah diskusi.
Salah seorang audiens mengabadikan momen Agum Gumelar yang bercerita terperinci soal proses penculikan aktivis 98 dan diunggah di akun Facebook KataKita.
Saat itu, Agum Gumelar menjadi salah satu anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang bertugas melakukan investigasi kasus penculikan aktivis.
Berita Terkait
-
Agum Gumelar Tahu Lokasi Aktivis 98 Dibuang, BPN: Selama Ini Kemana Saja?
-
Dahnil: Prabowo Peringati Aparat Pengaman Kasar ke Rakyat yang Ingin Dekat
-
Ini Dia Sosok Lelaki yang Digampar dan Diusir Prabowo saat Kampanye
-
Haris Azhar soal Pengakuan Agum Gumelar: Lah Kok Tidak Kasih Tahu Presiden?
-
Amien Rais Sebut Malaikat Ikut Mendoakan Jokowi Kalah
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup
-
Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh
-
Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri