Suara.com - Eks Ketua MPR RI Amien Rais mengajak masyarakat agar selalu mewaspadai bentuk-bentuk kecurangan terkait pelaksanaan Pilpres 2019. Bahkan, Amien Rais mengaku bakal memobilisasi massa untuk menggeruduk ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Istana Kepresidenan bila ada muatan kecurangan di dalam hasil hitungan suara.
Ia juga meminta rakyat agar tidak mempercayai hasil survei yang selalu menyebut pasangan petahan Joko Widodo - Ma'ruf Amien unggul atas pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto -Sandiaga Uno dalam hasil surveinya.
"Tapi kita waspadai kita kumpulkan kecurangan itu nanti kalau ternyata mereka (Jokowi-Maruf) menang curang kita geruduk KPU dan presidennya," kata Amien di kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).
Dia memberikan ultimatum kepada pemerintah termasukinstitusi penegak ukum agar tidak bermain curang untuk memenangkan pasangan petahana di Pilpres 2019. Politikus kawanan PAN itu meminta agar kepolisian juga bersikap netral selama konstestasi politik lima tahunan ini diselenggarakan.
"Jadi kita kasih sinyal yang cepat sekarang ini, tinggal 32 hari jangan kita nyungsep, jadi kita beritahu ke aparat keamanan jangan main-main dengan rakyat," kata dia.
Selain mengingatkan, Amien Rais mengancam akan mengerahkan massa untuk menolak hasil penghitungan suara di Pilpres bila ditemukan adanya kecurangan.
"Nanti kalau tim IT kita punya bukti ada kecurangan yang terukur, sistematik dan masif kita akan tolak hasil itu dan kita akan people power," kata dia.
Baca Juga: So Sweet, Nafsu Makan Ani Yudhoyono Meningkat karena Didampingi SBY
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Mengusir, Prabowo Minta Aparat Minta Maaf ke Rakyat yang Dikasari
-
Prabowo - Sandiaga Minta KPU Cepat Klarifikasi Temuan 17,5 Juta DPT Ganda
-
Amien Rais: Tak Cuma Agum Gumelar, Prabowo Juga Tahu Tragedi Mei 98
-
Dahnil: Prabowo Peringati Aparat Pengaman Kasar ke Rakyat yang Ingin Dekat
-
Amien Rais Sebut Malaikat Ikut Mendoakan Jokowi Kalah
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam