Suara.com - Camat Sambi, Boyolali, Hari Haryanto, dilaporkan ke polisi lantaran ulahnya menganiaya seorang sopir bernama Veri Dwi Saputro (30). Tindakan pemukulan dan penamparan itu terjadi di kawasan jalan Solo-Semarang, perempatan Randusari, Teras, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (11/3/2019) sekitar pukul 22.15 WIB.
Veri mengaku saat itu tengah mengemudikan bus karyawan PT Hanil Indonesia Nepen, Teras, untuk mengantarkan sejumlah karyawan pulang. Dalam perjalanan, sopir tersebut menyalip mobil berpelat nomor AD 79 D yang dikemudikan Hari Haryanto.
Buntut dari kejadian itu, Hari mengejar dan memberhentikan mobil yang dikemudikan korban sambil menggedor pintu bus tersebut.
"Kemudian dia [Hari] langsung memukul dan menampar saya hingga memar dan lebam," tutur Veri saat dihubungi Solopos.com--jaringan Suara.com, Rabu (13/3/2019).
Dari aksi penganiayaan itu, Veri kemudian melaporkan tindakan Hari ke kantor polisi pada Selasa (12/3/2019) kemarin.
Terpisah, Kasubbag Humas Polres Boyolali, AKP Edy Lilah mengaku telah menerima laporan yang disampaikan korban. Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus penganiayaan yang menimpa sopir tersebut.
"Laporan tersebut telah ditangani dan kasusnya diduga masuk perbuatan pidana Pasal 352 KUHP, pelakunya masih dalam proses penyelidikan," ujar Edy.
Camat Sambi, Hari Haryanto, belum dapat dimintai konfirmasi terkait insiden pemukulan dan penamparan itu. Dua nomor ponsel Hari tidak aktif saat dihubungi Solopos.com.
Baca Juga: Bahas Persiapan Debat Ketiga, Ma'ruf Amin Temui Jokowi di Istana
Berita Terkait
-
Pembacok Ibu Kandung Sakit Jiwa, Keluarga Ogah Laporkan Ikyu ke Polisi
-
Bunuh Majikan karena Dipecat, Buruh Proyek: Saya Kalap dan Emosi
-
Sayat Leher Ibunya Pakai Pisau Dapur, Ikyu Dilumpuhkan Pakai Gas Air Mata
-
Usai Aniaya Ibu Kandung, Ikyu Sempat Lawan Polisi Pakai Parang
-
Top 3: Ada Artis Diincar Polisi, Copot Poster Salah Satu Capres
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya
-
Menemukan Cinta di Jalur Pendakian
-
Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya
-
Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya