Suara.com - Menteri Luar Negeri Norwegia Ine Eriksen Soreide menyatakan, bahwa pemukiman Yahudi yang dibangun Israel di wilayah Palestina adalah "tidak sah".
Kementerian Luar Negeri Mesir mengungkapkan melalui pernyataan tertulis bahwa Menlu Soreide bertukar pikiran dengan Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry tentang pengembangan hubungan bilateral, masalah Palestina, serta isu-isu penting regional dan internasional, terutama krisis Suriah dan Libya.
Mereka juga membahas terorisme, masalah paling penting di Timur Tengah dan Afrika, demikian seperti dilansir dari kantor berita Anadolu, Rabu (13/3/2019).
Berbicara pada konferensi pers bersama setelah melakukan pertemuan itu, Ine Eriksen Soreide mengatakan negaranya berusaha mendukung hak-hak rakyat Palestina melalui Badan Bantuan dan Pekerja PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Menyinggung pembangunan permukiman ilegal di tanah Palestina oleh Israel, Soreide berkata, “Pemukiman Israel di wilayah Palestina tidak sah."
Soreide juga menyampaikan keinginan negaranya untuk memperkuat kerja sama dengan Mesir yang telah mengambil alih kepemimpinan secara bergilir Uni Afrika bulan lalu.
Berita Terkait
-
Polisi Israel Larang Azan Berkumandang dari Masjidil Aqsa
-
Polisi Israel Usir dan Pentung Muslim yang Sedang Ibadah di Masjid Al-Aqsha
-
Nvidia dan Intel Bersaing Rebut Produsen Chip Israel, Mellanox
-
Meski Dilanda Perang dan Kesulitan, Afghanistan Sumbang Pengungsi Palestina
-
Bayi 40 Hari di Palestina Jadi Korban Serangan Brutal Tentara Israel
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz