Suara.com - Tim Crime Fighter Resmob Polres Pinrang, Sulawesi Selatan, menangkap seorang permepuan bernama Hana Nirwana yang diduga menggelapkan uang Panai alias mahar kawin senilai Rp 15 juta.
"Perempuan berusia 39 tahun itu ditangkap sebagai terlapor kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang Panai. Pelaku kami tangkap Selasa (12/3) pagi,” kata Kasat Reskim Polres Pinrang Ajun Komisaris Dharma Negara, seperti diberitakan Kabarmakassar.com—jaringan Suara.com, Kamis (14/3/2019).
Pelapor adalah calon suami Hana sendiri. Kisah itu bermula ketika Hana meminta kekasihnya melamar dirinya kepada orang tua pada 27 Desember 2018 lalu.
Namun, saat tanggal yang ditentukan, pihak mempelai wanita membatalkan acara itu secara sepihak dengan dalih orangtuanya belum tiba dari Arab Saudi.
Pihak keluarga lelaki setuju, dan mengundurkan tanggal pernikahan pada 7 Januari 2019. Namun, empat hari jelang pernikahan, Hana justru menikah dengan laki-laki lain.
Hana menerima pinangan dan melangsungkan akad nikah dengan lelaki lain pada tanggal 3 Januari 2019.
Dharma Negara mengatakan, setelah mengetahui pernikahan terlapor dengan laki laki lain, pelapor kemudian meminta uang Panai dikembalikan. Tapi, permintaannya tak dikabulkan hingga ia melapor ke polisi.
"Pelapor mengalami kerugiannya, di mana terduga pelaku Hana tak mampu mengembalikan uang panaik dari sang pelapor. Kini korban yakni pelapor mengalami kerugian total Rp 17 juta," kata Dharma Negara.
Kanit Resmob Polres Pinrang Bripka Aris mengatakan, terlapor diamankan di kelurahan Lumpur, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Baca Juga: Kisah Sandiaga Uno Lakoni Jurus Bangau Depan Mural Kelamin
"Terlapor diamankan tanpa perlawanan, dari interogasi yang dilakukan, pelaku mengakui perbuatannya. Terlapor saat ini diamankan di Mapolres Pinrang untuk menjalani proses hukum," kata Bripka Aris.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan