Suara.com - Nasib miris menimpa seorang bocah berinisial KZA di Kelurahan Setu, Tangerang Selatan. Bocah berusia 10 tahun itu harus dirantai atau dipasung oleh orang tuanya.
Dari pengakuan tetangga, KZA terpaksa dipasung oleh orang tuanya karena mengalami gangguan mental. Saat ikatan pasung dilepas, KZA kerap berlari-lari ke tengah jalan tanpa mengenakan pakaian apapun.
Oleh tetangga KZA juga diceritakan kerap mengambil barang di warung, masuk rumah warga sembarangan hingga memecahkan barang. Hal itu terjadi saat KZA tidak dalam pengawasan orang tuanya.
"Dia (KZA) nakal banget. Suka lari-larian ke tengah jalan, masuk rumah orang terus ngambilin barang," ujar seorang pemilik warung dekat rumah KZA, Fatimah (58) di Kelurahan Setu, Tangerang Selatan, Jumat (15/3/2019).
Sementara itu, pemilik toko jahit yang letaknya di sebebrang rumah KZA, Tumiur (63) juga menceritakan bagaimana perilaku KZA.
Ia mengaku pernah melihat bocah 10 tahun itu mencoba masuk ke salah satu mini market dekat rumahnya. Sebelum masuk, anak dari Tumiur mencoba menghentikannya dengan menarik badan KZA.
Setelah tak diizinkan masuk, KZA justru lari ke tengah jalan dengan tali masih terikat di kakinya. Melihat kelakuan KZA, anak Tumiur segera menghentikan mobil yang melintas agar KZA tidak tertabrak.
"Pernah dia mau masuk mini market tuh, terus ditahan sama anak saya. Eh bocahnya malah lari ke jalan. Anak saya langsung berhentiin mobil yang mau lewat, kalo nggak bisa ketabrak dia," kata Tumiur.
Baca Juga: Romahurmuziy Kasih Pembekalan Wawasan Kebangsaan Sebelum Ditangkap KPK
Berita Terkait
-
Ngaku Teroris saat Dirazia Polantas, Bored Stres karena Dicerai Istri
-
Dirazia Polisi di Tangerang Selatan, Ahmad: Saya Ini Teroris!
-
Semakin Gencar, Mitsubishi Resmikan Diler ke-128 di Indonesia
-
Demi Mi Ayam, Dua Emak-emak Edarkan Uang Palsu
-
Kisah Anak Kecil Jualan Cilok sampai Malam, Tangis Warganet Pecah
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri