Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan bahwa operasional penerbangan di Bandar Udara Sentani tetap berjalan normal. Hal ini menyusul pasca terjadinya banjir yang melanda wilayah Sentani, Kabupaten Jaya Pura, Papua, Sabtu (16/3/2019) malam.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti mengungkapkan bahwa Bandar Udara Sentani beroperasi dengan baik, meski beberapa daerah disekitarnya masih terkena dampak banjir yang menerjang.
"Operasional Bandar Udara Sentani dan penerbangan berjalan normal. kekhawatiran akan terjadi delay jika para calon penumpang dari arah Doyo (lokasi terkena banjir) dan Waena, Abepura, Jayapura terhalang longsor yg sering terjadi saat hujan tidak terjadi. Selain itu lapangan terbang milik Adventist di Doyo juga dilanda banjir namun belum diperoleh informasi tentang kerusakan dan kerugian yang terjadi," ujar Polana.
Ditempat terpisah, Kepala Bagian Tata Usaha Bandar Udara Sentani, Nafiek mengungkapkan, banjir yang terjadi dibeberapa tempat di Sentani secara keseluruhan sudah surut.
Sementara keadaan di Bandar Udara Sentani kondisi kantor, terminal dan airside terpantau sejak tadi malam tidak sampai terkena aliran banjir, padahal sempat dikhawatirkan aliran arus sungai di belakang daerah Runway 12 bisa menimbulkan erosi dan longsor pada bantaran sungai, sisi dekat runway.
Namun hasil inspeksi lapangan tadi pagi, hal tersebut tidak terjadi, hanya memang pada sisi seberang banyak bangunan sepanjang bantaran sungai tersapu banjir. Untuk area radar kondisi terpantau aman, jalan menuju gedung radar clear.
Adanya musibah banjir di Sentani, Ditjen Hubud melalui Bandar Udara Sentani akan mengirimkan bantuan kepada warga masyarakat yang terkena banjir.
“Kami prihatin dengan adanya musibah banjir ini, semoga proses evakuasi dapat berjalan dengan baik,” kata Polana.
Baca Juga: Kemenhub akan Beri Pelatihan Terbaik pada Para Inspektur Penerbangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!
-
Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final