Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap Ramyadjie Priambodo atas kasus skimming atau pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Ramyadjie sendiri merupakan kerabat jauh dari capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan Ramyadjie telah diamankan oleh petugas pada 26 Februari 2019 lalu di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Penangkapan Ramyadjie didasari atas laporan korban yang ditindaklanjuti.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan banyak fakta-fakta mengejutkan di balik aksi kejahatan yang dilakukan oleh kerabat Prabowo. Berikut Suara.com merangkumnya untuk Anda.
1. Kerabat Jauh Prabowo Subianto
Awalnya, Ramyadjie diduga merupakan keponakan dari Prabowo. Namun, persepsi itu segera ditepis oleh Badan Pemenangan Prabowo-Sandi. Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Andre Rosiade menyebut Ramyadjie hanyalah kerabat jauh Prabowo.
“Pertama yang bersangkutan bukan keponakan Pak Prabowo, tapi kerabat jauh," kata Andre.
2. Nyamar Jadi Wanita Berhijab
Dalam melancarkan aksinya melakukan pembobolan uang nasabah bank swasta, Ramyadjie kerap kali menyamar menjadi wanita berhijab untuk mengelabui aksinya.
Penyamaran Ramyadjie terungkap melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV yang dipasang di lokasi ATM yang menjadi sasaran pembobolan Ramyadjie di Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan. Ramyadjie menutupi wajahnya dengan masker dan mengenakan hijab selayaknya wanita.
Baca Juga: BNPB Kerahkan Tim SAR Gabungan agar Korban Banjir Sentani Cepat Dievakuasi
“Ada masker dan ada juga kerudung seperti hijab. Dia (Ramyadjie) menggunakan itu berhijab kemudian kayak perempuan sehingga kalau dilihat dari CCTV seperti perempuan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
3. Simpan Mesin ATM di Apartemen
Saat dilakukan penangkapan Ramyadjie di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan, pihak kepolisian menemukan mesin ATM di dalam kamar apartemennya. Namun, mesin ATM itu dalam keadaan non-aktif.
“Penyidik menemukan mesin ATM di kamarnya,” ungkap Argo.
Alasan Ramyadjie menyimpan mesin ATM di kamar apartemennya adalah untuk mempelajari kelemahan mesin ATM. Meski demikian, pihak kepolisian belum mengetahui darimana Ramyadjie mendapatkan mesin ATM itu.
4. Beraksi 50 Kali
Ramyadjie ternyata sudah 50 kali melakukan pembobolan uang nasabah bank. Target wilayah yang menjadi sasaran pembobolan dilakukan di Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.
“Setelah kita ungkap semua bahwa pelaku ini sudah 50 kali narik ATM,” ujar Argo.
Dalam penangkapan yang dilakukan, pihak kepolisian juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 300 juta di kamar apartemennya. Uang itu diduga sisa dari hasil melakukan kejahatan pembobolan uang nasabah bank.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat
-
Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur