Suara.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Papua mencatat orang yang dilaporkan hilang dalam bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura mencapai 131 orang hingga Selasa (19/3/2019) siang.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Polda) Papua Kombes AM Kamal mengatakan dengan adanya pelaporan orang hilang itu, akan mempermudah kerja Tim DVI untuk mengidentifikasi jenasah para korban yang telah berada di RS Bhayangkara, Kota Jayapura.
"Kami sudah mendapatkan laporan dari masyarakat yang kehilangan sanak saudaranya. Total jumlah orang yang dilaporkan 131 orang. Kami saat ini masih melakukan upaya pencaharian terhadap korban," kata seperti dilansir Jubi.co.id di Jayapura, Selasa (19/3/2019).
Hingga saat ini, Kamal menyatakan sejumlah jenazah sulit diidentifikasi melalui database Sistem Informasi Administrasi Kependudukan.
"Kemungkinan para korban belum pernah melakukan perekaman biodata KTP elektronik," katanya.
Lebih jauh, Kamal menghimbau warga yang mengetahui sanak famili atau tetangganya tidak ditemukan di titik penampungan pengungsi segera melapor kepada polisi.
"Ini perlu sehingga kita bisa mengetahui dengan pasti berada jumlah masyarakat yang hilang," katanya.
Untuk diketahui, Tim dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura Papua telah mengidentifikasi tiga jenazah korban banjir bandang. Ketiga korban yang berhasil diidentifikasi diketahui bernama Jewiyana Yom, Titus Malo dan Wilem Suebu. Dengan tambahan tiga jenazah tersebut, total korban yang teridentifikasi mencapai 29 jenazah.
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes dr Ramon Amiman mengatakan identifikasi tersebut dilakukan dengan mencocokan beberapa data medis yang ada.
Baca Juga: Game Sonic Terbaru Masuk Tahap Produksi
"Ketiga jenazah itu teridentivikasi dari data gigi, sidik jari, dan data medis sekunder lainnya," kata dr Ramon.
Berita Terkait
-
Diduga Epilepsinya Kambuh, Saleh Hilang Usai Terjatuh di Dermaga
-
Terlepas Genggaman Tangan Ortunya, Siswi PAUD Hilang Terseret Tsunami
-
Sedang Mancing, Empat Warga Bekasi Hilang Saat Tsunami di Banten
-
Kapal BBM Meledak, Ada Korban Mengalami Luka Bakar 90 Persen
-
Basarnas Klaim Sudah Temukan Kotak Hitam Lion Air
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia