Suara.com - Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri menyatakan Pemberian gelar Bapak Pembangunan Desa kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam acara Apel Pemerintahan Desa bukan inisiatif Pemerintah. Agenda tersebut disebut berasal dari Badan Koordinasi Nasional Pembangunan Pemerintahan Pemberdayaan dan Permasyarakatan Desa.
Hal ini disebut oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Hadi Prabowo. Dalam rencana penyelenggaraannya, Kemendagri mengapresiasi inisiasi tersebut. Agenda itu dianggap positif tapi Hadi mengingatkan penyelenggara agar memperhatikan anggaran dan keamanan acara tersebut.
“Acara itu murni inisiatif dari Badan Koordinasi Nasional Pembangunan Pemerintahan Pemberdayaan dan Permasyarakatan Desa. Tapi kami apresiasi terhadap inisiatif acara tersebut, acara itu positif. Namun juga perlu dilihat kembali, terutama penganggaran dan keamanan selama acara berlangsung," ujar Hadi dikantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019).
Menurut Hadi, acara yang akan dilangsungkan di Gelora Bung Karno pada 30 Maret mendatang itu adalah hak bagi para kepala desa. Menurutnya jika selama empat tahun ini dampak Pemerintahan Jokowi sudah dirasakan desa-desa maka diperbolehkan saja memberikan gelar tersebut.
"Pemberian gelar itu sebenarnya hak para Kepala Desa. Jika mereka merasakan dampak dari pembangunan desa selama masa Jokowi empat tahun ini, ya mereka sah-sah saja," jelas Hadi.
Hadi juga menyebut acara Apel Pemerintah Desa itu belum diagendakan oleh Jokowi. Nantinya, Kemendagri dan Kementerian Politik Hukum dan HAM atau Kemenpolhukam akan menyampaikannya kepada capres petahana itu untuk dikoordinasikan.
“Jadi sampai saat ini acara tersebut belum di agendakan Bapak Presiden. Nantinya akan kami koordinasikan kembali dengan Bapak Presiden," pungkas Hadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bansos Beras Tak Sampai Titik Akhir, KPK Bongkar Borok Distribusi yang Diduga Tak Sesuai Kontrak
-
Sidang Putusan Anak Riza Chalid Hari Ini di Kasus Korupsi Minyak Rp285 Triliun
-
Bahas Isu Strategis hingga Tindak Lanjut BoP, Ini Hasil Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania
-
Fakta Baru Kasus SPBU Cipinang, Polisi Ungkap Pelat Nomor Pelaku
-
Viral Anak Perang Sarung di Kebumen Kena 'Binaan' Aparat TNI, KemenPPPA: Hindari Hukuman Fisik
-
Status Hukum Masih Dikaji, Bareskrim Pertimbangkan Sidang Adat Toraja dalam Kasus Pandji
-
LPDP Masih Hitung Nilai Pengembalian Dana Beasiswa Alumni AP Suami Dwi Sasetyaningtyas
-
Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Resmi Jadi Tersangka: Positif Sabu!
-
Di Hadapan Raja Yordania, Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Perdamaian di Palestina
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri