Suara.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD menilai nilai-nilai Pancasila sudah mulai luntur akibat era globalisasi. Hal itu membuat sejumlah masyarakat Indonesia khawatir.
"Masyarakat saat ini ada kekhawatiran terhadap nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai luntur," ujar Mahfud usai menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan di Palembang, Rabu (20/3/2019).
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menyebut pemerintah sudah merasakan nilai-nilai pancasila mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat. Ia menilai nilai Pancasila perlu dibangkitkan lagi.
"Pemerintah memang sudah menyadari nilai-nilai Pancasila sudah ditinggalkan, sehingga Pancasila tersebut perlu dijadikan pelajaran bagi siswa lagi," katanya.
Pakar Hukum Tata Negara itu menjelaskan, pembelajaran Pancasila di tingkat sekolah akan ditingkatkan. Ia menyebut karena Pancasila merupakan asas berbangsa dan bernegara terutama dalam membangun bangsa.
"Bahkan berbagai lembaga untuk menghidupkan kembali Pancasila," kata dia.
Mahfud kemudian minta agar pesta demokrasi di Pemilu 2019 menjadi pemersatu bangsa meski beda pilihan politik.
"Pemilu jangan sampai memecah belah kesatuan dan persatuan karena pilihan boleh bedah tetapi bangsa harus tetap satu," kata dia. (Antara)
Baca Juga: Muluskan Transaksi Suap, Taufik Kurniawan Pesan 3 Kamar Hotel
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar