Suara.com - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Maruf Amin memulai jadwal kampanye terbuka mereka di Provinsi Banten, Minggu (24/3/2019). Tim Kampanye Nasional menilai Banten bukan "kandang" paslon 02.
Sekretaris TKN, Hasto Kristiyanto mengklaim, tidak semua rakyat Banten adalah pemilih paslon 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno seperti yang digembar-gemborkan berbagai survei.
"Ya sebenarnya tidak bisa juga dikatakan sebagai lumbung suara Prabowo karena zaman sudah berubah," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019).
Dia menilai Jokowi sebagai calon presiden petahana sudah memberikan banyak perhatian terhadap provinsi Banten dengan pembangunan infrastruktur di wilayah ini.
"Kepemimpinan Pak Jokowi memberikan perhatian meskipun dulu di Banten kita kalah tapi dengan pembangunan yang masih di Banten rakyat melihat ini kepemimpinan yang mampu menyelesaikan masalah," jelasnya.
Hasto kemudian menyinggung lawan politiknya yang dinilai telah menyebarkan hoaks namun elektabilitasnya hanya mampu naik 4 persen.
"Berbeda dengan Pak Prabowo 6 bulan dengan hoaks dengan fitnah saja mereka hanya mampu menaikkan 4 persen ya," tutup Hasto.
Seperti diketahui paslon capres-cawapres 01 Joko Widodo - Maruf Amin dijadwalkan akan berkampanye di Lapangan Ciceri, Serang, Banten.
Sementara paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memulai kampanye terbuka perdana di Manado, Sulawesi Utara.
Baca Juga: Habib Sholeh: Bersorban Putih Tapi Melarang Coblos Jokowi, Mereka Munafik!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029