Suara.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Maruf Amin, Hasto Kristiyanto membanggakan bendungan yang dibangun Jokowi di Banten. Bendungan itu disebutnya sudah mangkrak sejak era Presiden RI kedua Soeharto.
Hal itu diucapkan Hasto saat berorasi di kampanye terbuka PDIP hari pertama yang digelar di Alun-Alun Kota Tangerang, Banten, Minggu (24/2/2019) pagi.
"Di Banten, bendungan yang tidak bisa diselesaikan, waduk yang enggak bisa diselesaikan Pak Harto diselesaikan baik Pak Jokowi hanya dalam waktu 4 tahun kepemimpinan Pak Jokowi semua beres," kata Hasto dalam orasinya di Alun-alun Kota Tangerang, Banten, Minggu (24/2/2019).
Bendungan yang dimaksud Hasto adalah Bendungan Karian Lebak Banten yang ditargetkan pemerintah selesai pada 2019 dan bisa digunakan pada 2020.
Nantinya, akan dibangun pipa air dari bendungan tersebut ke wilayah Jakarta dan Banten untuk distribusi air baku.
Selain pembangunan bendungan, Hasto juga memamerkan beberapa kartu sakti program unggulan Jokowi.
"Lebih dari 13 juta bahkan 32 juta Kartu Indonesia Pintar dan setelah blusukan mendengarkan aspirasi rakyat Pak Jokowi Maruf Amin penting mengeluarkan kartu sembako ini untuk dhuafa, wong cilik untuk orang miskin," tegasnya.
Untuk diketahui, acara kampanye PDIP pada hari ini di Alun-alun Tangerang diisi oleh pawai, senam bersama, pengumuman resep rahasia nasi goreng Megawati yang digemari Presiden RI keempat Almarhum Abdurahman Wahid atau Gus Dur hingga peluncuran joget 01.
Baca Juga: Jokowi - Ma'ruf Amin Memulai Kampanye Terbukanya di Lumbung Suara PDIP
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029