Suara.com - Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengklaim elektabilitasnya di Provinsi Banten seimbang dengan lawannya Prabowo Subianto.
Lantaran itu, capres petahana ini menargetkan kemenangan di wilayah yang pernah memenangkan Prabowo pada Pilpres 2014 silam itu.
Jokowi mengatakan berdasarkan survei internal di Banten pada Pilpres 2019 kali ini, tidak akan sama dengan Pilpres 2014 silam. Kala itu, pasangan Jokowi - Jusuf Kalla kalah dari Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.
"Kita sudah cross, dari yang dulu kalah. Sekarang sudah imbang. Tinggal waktu yang tiga minggu ini akan kita maksimalkan agar kita tidak imbang tapi menang," kata Jokowi seusai kampanye di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten pada Minggu (24/3/2019).
Jokowi menambahkan, secara nasional menargetkan perolehan suara sampai 58 persen pada pemilihan presiden 17 April mendatang.
"Ya kalau hitungan kita sih, perkiraan antara Insyaallah 58 sampai 57 persen," tegas Jokowi.
Seperti diketahui, Banten kerap disebut oleh temuan banyak lembaga survei sebagai wilayah kemenangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Dalam kampanye pertama ini turut hadir Ketum Golkar Airlangga Hartanto, Ketum Perindo Harry Tanoesoedbjo, Ketum PSI Grace Natalie, Ketum TKN Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Sekjen PDIP TKN Hasto Kristyanto, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, hingga Tokoh Ulama Banten Abuya Muhtadi.
Baca Juga: Ikut Beri Ucapan Ultah ke Adik Gading Marten, Gisella Anastasia Dihujat
Berita Terkait
-
Prabowo: Kami Ingin Persembahkan Hidup Kami untuk Bumi Pertiwi
-
Jokowi: Saya Pilih Maruf Amin Karena Paham Ekonomi Syariah hingga Unicorn
-
Kampanye Terbuka di Serang, Jokowi Kembali Ajak Pendukung Lawan Hoaks
-
Ini Alasan TKN Memilih Banten untuk Kampanye Terbuka Perdana
-
Kampanye di Banten, PDIP Banggakan Proyek Bendungan dan 3 Kartu Jokowi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis